Tak sedikit yang mendukung aksi korban yang tegas terhadap pelaku hingga menangkap dan mendorongnya ke got.
Namun ada juga yang keberatan karena korban dianggap memiliki masalah kejiwaan yang tak seharusnya diperlakukan demikian.
“Gangguan jiwa bukan jadi alasan untuk menormalisasi perbuatan seseorang. Warga disana sepertinya sangat membutuhkan edukasi terkait penyakit mental dan juga kekerasan seksual. Andai saja pemerintah kota Bekasi lebih andil,” tulis akun @doubl***.
“Endingnya sesuai harapan warga twitter. Nyemplung di peceran,” kata akun @mrks***.
“Kalo kayak gini jadi mbaknya yang salah. Bapaknya gangguan jiwa, keluarganya pasti nggak punya uang. Artinya kalo marah boleh, cuman lakukan dengan elegan dan benar. Masukan bapaknya ke RSJ. Kalau seperti ini sama aja mendorong orang ganguan jiwa ke dalam got (pembullyan)” kata akun @rahm***.
Kontributor : Rizka Utami