Billboard Film Aku Harus Mati Dicopot karena Bikin Resah Publik, Produser: Ini Jadi Pelajaran

Yazir F, Rena Pangesti

Selasa, 07 April 2026 | 15:11 WIB
Billboard Film Aku Harus Mati Dicopot karena Bikin Resah Publik, Produser: Ini Jadi Pelajaran
Iwet Ramadhan [Instagram/@iwetramadhan]
baca 10 detik
  • Poster film Aku Harus Mati diprotes karena judul dan visualnya dianggap menjadi pemicu (trigger) negatif bagi kesehatan mental masyarakat.
  • Tim produksi resmi mencopot seluruh poster di 36 titik reklame lebih awal dari jadwal kontrak sebagai bentuk tanggung jawab.
  • Produser akan menambahkan peringatan pemicu (trigger warning) pada materi promosi mendatang guna menjaga sensitivitas publik.

Suara.com - Film horor Aku Harus Mati sedang menuai kontroversi. Ini karena billboard film yang terpampang di ruang publik dinilai memberikan dampak psikologis negatif bagi orang yang melihatnya.

Banyak netizen merasa judul dan visual poster tersebut menjadi pemicu atau trigger untuk melakukan tindakan yang tak seharusnya.

Hal ini memicu protes dari masyarakat yang peduli terhadap isu kesehatan mental.

Menanggapi kehebohan tersebut, Iwet Ramadhan, produser film Aku Harus Mati angkat bicara.

"Kami menyesalkan sekali ketidaknyamanan yang ditimbulkan, khususnya dari bagaimana film ini diperkenalkan di ruang publik," kata Iwet Ramadhan dalam wawancara virtual pada Senin, 6 Maret 2026.

Sebagai bentuk tanggung jawab nyata, mereka mengambil inisiatif mencopot semua materi iklan luar ruang tersebut. Keputusan ini diambil meskipun masa kontrak penayangan iklan di jalanan sebenarnya belum sepenuhnya berakhir.

"Seharusnya, sesuai fase promosi ini harusnya berakhir tanggal 5, tapi kemudian kami percepat satu hari," tegas Iwet Ramadhan.

Langkah percepatan penurunan billboard pada 4 April kemarin sengaja dilakukan demi meredam keresahan masyarakat yang ramai di media sosial.

Evaluasi juga dilakukan tim promosi agar kejadian yang menyinggung sensitivitas publik ini tidak terulang.

baca juga

Sebagai salah satu solusi agar film tersebut tidak memberikan dampak buruk, tim produksi menambahkan informasi.

"Kami juga akan menambahkan trigger warning atau peringatan pada materi promosi kami sebagai bagian dari evaluasi yang sedang berjalan," jelasnya.

Berdasarkan data internal tim, terdapat 36 titik reklame yang sempat terpasang secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kini, semua materi promosi tersebut telah diturunkan.

Namun Iwet Ramadhan menyesalkan masih ada yang membuat konten tersebut, padahal materi promosi sudah tidak ada.

"Makanya saya tuh melihat "loh ini gimana sih?" Orang-orang jadinya kayak kayak aji mumpung gitu. Mumpung ramai ah kita bikin juga kontennya gitu. Karena sudah enggak ada. Materi itu sudah enggak ada," kata Iwet Ramadhan.

Iwet berharap langkah mencopot poster ini bisa menjadi jawaban atas kegelisahan publik yang merasa terganggu dengan narasi judul filmnya.

"Ini jadi sebuah pelajaran juga gitu bahwa ternyata kondisi sekarang ini memang lagi sensitif sekali di mana banyak hal bisa menjadi trigger " tutupnya mengakhiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers

Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:20 WIB

Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati

Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 15:05 WIB

Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung

Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung

Your Say | Selasa, 07 April 2026 | 18:30 WIB

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

Kemenkes Nilai Baliho 'Aku Harus Mati' Berisiko di Tengah Lonjakan Kasus Bunuh Diri

Kemenkes Nilai Baliho 'Aku Harus Mati' Berisiko di Tengah Lonjakan Kasus Bunuh Diri

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:18 WIB

Iklan Film Aku Harus Mati Bikin Resah, Warga Desak Segera Turunkan

Iklan Film Aku Harus Mati Bikin Resah, Warga Desak Segera Turunkan

Entertainment | Senin, 30 Maret 2026 | 10:00 WIB

Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'

Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:30 WIB

Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan

Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00 WIB

11 Jam Live TikTok di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

11 Jam Live TikTok di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor

Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor

Jabar | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Maulid Nabi 25 Agustus, Apakah Hari Kejepit Senin 24 Agustus Libur?

Maulid Nabi 25 Agustus, Apakah Hari Kejepit Senin 24 Agustus Libur?

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Miraculous Brothers: Thriller Fantasi dengan Jejak Misteri Lintas Waktu

Miraculous Brothers: Thriller Fantasi dengan Jejak Misteri Lintas Waktu

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak

Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak

Banten | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf

Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Bikin Bangga! Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiahi Alat Musik Baru untuk Peseni Cilik Cibungbulang

Bikin Bangga! Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiahi Alat Musik Baru untuk Peseni Cilik Cibungbulang

Bogor | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Gun-il Bantah Keluar atas Kemauan Sendiri dari Xdinary Heroes dan Agensi

Gun-il Bantah Keluar atas Kemauan Sendiri dari Xdinary Heroes dan Agensi

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Dhuha? Simak Penjelasan Lengkapnya

Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Dhuha? Simak Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Negara Tetangga, Mensesneg Bilang Begini

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Negara Tetangga, Mensesneg Bilang Begini

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:35 WIB

HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong

HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong

Bogor | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:32 WIB

×