Suara.com - Tak semua keajaiban datang dengan gemerlap, sebagian justru berawal dari keyakinan sederhana yang tak terlihat.
Berangkat dari kisah nyata yang jarang diketahui, film ini mengangkat perjalanan hidup Sarah Rector, seorang gadis muda dengan keyakinan yang melampaui zamannya.
Mengusung tema harapan, keberanian, dan takdir, cerita ini menunjukkan bagaimana sesuatu yang dianggap sepele bisa mengubah hidup secara drastis.
Tersedia di Prime Video, film ini siap membawa penonton menyelami perjalanan yang penuh makna dan inspirasi.
Penasaran bagaimana kisahnya? Simak sinopsinya berikut ini!
Sinopsis Sarah’s Oil

Film ini mengisahkan tentang Sarah Rector, seorang gadis kulit hitam yang berusia sebelas tahun di awal 1900-an di Amerika Serikat.
Ia berasal dari keluarga miskin, yang menerima sebidang tanah dari program pemerintah di wilayah Oklahoma.
Tanah itu bukan tanah yang menjanjikan, melainkan tanah berbatu, kering, dan dianggap tidak berguna bahkan untuk bertani. Namun ternyata, sesuatu yang mengubah segalanya terjadi.
Sarah percaya bahwa tanah itu tidak kosong. Ia merasa ada sesuatu di bawahnya, minyak. Keyakinan itu bukan lahir dari pengetahuan teknis atau penjelasan ilmiah, melainkan dari perasaan yang sangat ia yakini sendiri.
Sarah mengaku mendengar aliran sesuatu di bawah tanah, seolah ada bisikan yang hanya bisa ia tangkap.
Keyakinan Sarah tersebut kemudian mendorong keputusan besar, tanah tersebut akhirnya dibor. Dan ternyata, ia benar. Minyak ditemukan.
Dalam waktu singkat, Sarah berubah dari anak miskin menjadi salah satu jutawan kulit hitam paling awal di Amerika Serikat.
Namun, perubahan itu tidak datang tanpa masalah. Saat minyak ditemukan, berbagai pihak mulai berdatangan. Para elite hingga orang-orang yang melihat peluang ekonomi langsung masuk ke hidupnya.
Mereka tidak datang sebagai penolong, tetapi sebagai pihak yang ingin mengendalikan hasil dari kekayaan itu.