Boiyen saat itu mengaku tidak menaruh kecurigaan apapun kepada Rully yang saat itu mengajaknya menikah.
”Saya mah kan orangnya ya udah lah, enggak pernah itu (curiga) sama orang ya” katanya.
Meski Rully memiliki pengahasilan di bawahnya, Boiyen awalnya mengaku tak keberatan dan memilih untuk berjalan bersama-sama.
“Dia kan ibaratnya maaf ya, di bawah aku penghasilannya, ya udah kita sama-sama yuk bareng,” kata Boiyen.
Boiyen saat itu beharap agar Rully bisa memberinya nafkah suatu saat nanti.
“Sampe ngomong suatu saat lo jadi orang berhasil, tanpa gue minta lo inget gue ya,” tuturnya.
Namun setelah menjalani hari-hari di pernikahannya, Boiyen merasa Rully menjadi keenakan dan hanya menikmati semua dari sang istri.
“Terus akhirnya ke sini-sini kok jadi kayak keenakan ya,” imbuhnya.
Selain memberikan tempat tinggal, Boiyen juga mengaku sudah mempersiapkan semuanya untuk Rully.
“Sandang, pangan, papan, udah (disediain)” pungkasnya.
Kontributor : Rizka Utami