- April mengisahkan tentang duka mendalam akibat kehilangan orang terkasih untuk selamanya, bukan sekadar putus cinta.
- Melalui liriknya yang personal, Arash mengajak pendengar untuk belajar perlahan menerima dan merelakan kepergian seseorang.
- Lagu bernuansa alternative pop ini ditulis sendiri oleh Arash dengan melibatkan musisi asal Thailand, Suchakree, dalam proses kreatifnya.
Suara.com - Merelakan kehilangan orang terkasih memang tak mudah. Inilah yang digambarkan Arash Buana dalam singel teranyarnya bertajuk April.
April menandai Arash bertransformasi menjadi penyanyi sekaligus penulis lagu yang matang dalam perjalanannya. Lirik yang dirangkai Arash begitu personal dan emosional.
Lagu ini mengangkat kisah perpisahan yang tak biasa, bukan sekadar berakhirnya hubungan, melainkan kehilangan seseorang untuk selamanya.
Sosok "April" dalam lagu ini digambarkan telah tiada, meninggalkan luka yang dalam bagi mereka yang ditinggalkan.
Di balik nuansa duka tersebut, tersimpan pesan sederhana namun kuat. Lewat April, Arash mengajak kita untuk sadar bahwa mereka yang telah pergi mungkin ingin kita belajar perlahan merelakan.
April dibalut dengan sentuhan alternative pop yang khas. Vokal Arash terdengar jujur, seperti ia sedang berdialog dengan dirinya sendiri.
![Arash Buana [dok.Arash Buana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/01/42104-arash-buana.jpg)
Proses kreatif April melibatkan seorang musisi asal Thailand, Suchakree. Sementara lirik ditulis sendiri oleh Arash.
Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform digiral sejak 24 April 2026.