- Ardhito Pramono membangun karier musiknya melalui perjuangan bekerja di kedai kopi serta mengamen untuk membeli peralatan rekaman.
- Musisi kelahiran tahun 1995 ini mulai dikenal luas sejak tahun 2013 hingga sukses merilis berbagai karya musik populer.
- Selain aktif bermusik, Ardhito melebarkan sayap ke dunia akting dan membentuk grup Wijaya 80 setelah sempat vakum.
Suara.com - Ardhito Pramono kini terbilang sebagai musisi sukses. Tak hanya sebagai solois, tapi juga grup bersama Wijaya 80.
Meraih pencapaian seperti sekarang, Ardhito Pramono melalui perjuangan yang tidak mudah.
Pemilik hits "Bitterlove" ini bekerja di beberapa tempat untuk bisa mendapat tambahan uang saku.
"Zaman kuliah, ngerasain struggle. Gue kerja di coffee shop, jadi pengamen buat tambahan jajan," kata Ardhito Pramono, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
Tak hanya untuk jajan, Ardhito Pramono juga memanfaatkan uang tersebut mewujudkan mimpi sebagai musisi.
"Beli alat ya dulu, beli alat mikrofon terus beli soundcard buat rekaman sendiri," ujar musisi kelahiran 1995 ini.
Ardhito Pramono juga menabung untuk membeli tiket bolak balik Australia-Indonesia.
Sebab seperti diketahui sang musisi menempuh pendidikan di Negeri Kangguru tersebut.
"Kan gue di luar kota ya. Jadi gue nabung buat beli tiket gitu-gitu," imbuh Ardhito Pramono.
Nama Ardhito Pramono mulai dikenal publik pada 2013 setelah me-recycle sejumlah lagu yang diunggah di YouTube.
Baru di 2016, Ardhito Pramono merilis singel perdana berjudul "The Sun". Lagu tersebut juga hadir di EP bertajuk Ardhito Pramono.
![Ardhito Pramono di kawasan Wijaya, Jakarta, Senin (13/1/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/01/14/95817-ardhito-pramono.jpg)
Selain memiliki vokal yang berkualitas, wajah Ardhito juga banyak dikagumi kaum Hawa. Tah heran bila dia mendapat banyak tawaran berakting.
Pada 202, Ardhito untuk kalu pertama tampil dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini garapan rumah produksi Visinema.
Karier Ardhito Pramono sempat terhenti lantaran kasus narkoba. Walau begitu, ia tak terpuruk dan kembali dengan karya baru setelah bebas.
Ardhito Pramono membentuk band bernama Wijaya 80. Lelaki yang kini berpacaran dengan Davina Karamoy tersebut juga terbilang sukses memperkenalkan kembali musik era 80-an.