- Kuasa hukum Okin menegaskan bahwa kliennya tidak menerima sepeser pun dari penjualan rumah senilai Rp4,1 miliar karena seluruhnya digunakan untuk membayar kewajiban kepada Rachel Vennya.
- Okin membayar total Rp3,1 miliar yang mencakup nafkah anak hingga 2026, biaya pendidikan, serta uang pemberian sukarela (mut’ah) sebesar Rp1 miliar.
- Pihak Okin menyayangkan narasi "ayah tidak bertanggung jawab" di media sosial, padahal Okin telah menyerahkan aset pribadinya demi menuntaskan seluruh tuntutan finansial mantan istrinya.
Suara.com - Setelah Rachel Vennya meluapkan berbagai tudingan soal tunggakan nafkah dan penjualan aset, kini giliran Okin sang mantan melakukan serangan balik.
Pengacara Okin, Axl Matthew Situmorang, menjelaskan fakta di balik penjualan rumah di Kemang, Jakarta Selatan, senilai miliaran rupiah yang selama ini menjadi pusat polemik.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu, 13 Mei 2026, Axl Matthew menegaskan bahwa narasi "bapak tidak bertanggung jawab" yang dialamatkan kepada kliennya sangatlah keliru.
Dia membeberkan bahwa Okin justru kehilangan seluruh hasil penjualan rumahnya demi memenuhi tuntutan finansial sang mantan istri.
"Penjualan itu, klien saya tidak menerima sepeser pun. Itu harus clear. Jangan sampai ada pemberitaan dikira uang itu dipergunakan untuk kepentingan Niko, nyatanya tidak," tegas Axl Matthew mengawali penjelasannya.
Rumah di Kemang Murni Milik Okin, Bukan Harta Bersama
Axl meluruskan status hukum rumah yang selama ini disebut-sebut Rachel sebagai "rumah untuk anak".
Berdasarkan dokumen pembagian harta bersama saat perceraian tahun 2021, rumah tersebut sah jatuh ke tangan musisi 32 tahun itu.
Pembayarannya pun dilakukan secara mandiri oleh Okin melalui sistem auto-debet rekening pribadinya selama bertahun-tahun.
"Kepemilikan rumah Kemang itu adalah milik klien saya. Bukan sebuah aset harta bersama. Mereka sudah menyepakati pembagian harta di tahun 2021 melalui akta. Pembayaran KPR pun dilakukan oleh klien saya melalui auto-debet rekeningnya," ujar Axl.
Mengenai alasan keluarga Rachel Vennya sempat tinggal di sana, Axl menyebut hal itu bermula dari inisiatif Rachel pada akhir 2023 karena masa sewa kantor miliknya habis. Di masa-masa itulah Rachel melakukan renovasi.
Sempat ada pembicaraan lisan untuk menukar rumah Kemang dengan tanah milik Rachel di Bali pada Januari 2024, namun hingga kini pihak Rachel tak kunjung mengurus administrasi peralihan tersebut.
Okin Bayar Rp3,1 Miliar, Termasuk Uang 'Hadiah' Rp1 Miliar
Terkait angka fantastis yang ditagih pihak Rachel, Axl membenarkan bahwa kliennya telah menyepakati pembayaran total Rp3,1 miliar dari hasil penjualan rumah Rp4,1 miliar. Sisanya, Rp1 miliar untuk pelunasan utang di bank.
Nilai Rp3,1 miliar yang diberikan Okin meliputi pembayaran tunggakan nafkah, uang hadiah atau mut'ah.
"Niko membayar kok Rp3,1 miliar. Cari di mana hari ini mikro ekonomi lagi kayak gini? Bisa enggak kasih mantan istri Rp3,1 miliar?" seloroh Axl.
![Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/11/43412-rachel-vennya-dan-niko-al-hakim-alias-okin-instagram.jpg)
Axl kemudian merinci bahwa dari Rp3,1 miliar tersebut, Rp1,5 miliar diperuntukkan bagi nafkah anak periode 2021-2026.
Lalu, ada Rp600 juta untuk biaya pendidikan, dan Rp1 miliar murni sebagai uang mut’ah (pemberian sukarela dari mantan suami).
"Dalam Islam, kalau bercerai kita secara opsional bisa kasih mut'ah, Itu mut'ah-nya Rp1 miliar. Jadi Rp1,5 M ditambah Rp1 M itu Rp2,5 M, ditambah lagi sekitar Rp500-600 juta untuk biaya pendidikan anak. Jadi nafkah Rp50 juta itu hanya untuk makan, pendidikan beda lagi. Itu yang kami breakdown," urainya.
Membongkar Klaim 'Tak Peduli' Rachel Vennya
Salah satu poin yang paling "menggigit" dalam klarifikasi ini adalah bantahan terhadap pernyataan pihak Rachel Vennya yang mengaku tidak peduli dengan harga jual rumah.
Axl menyebut pernyataan tersebut kontradiktif dengan isi perjanjian tertulis yang mereka tanda tangani pada 9 Mei 2026.
Dalam perjanjian tersebut, pihak Rachel ternyata meminta bagian jika rumah terjual melebihi nilai kewajiban Oki.
"Dari pernyataan kuasa hukumnya kan 'enggak peduli'. Kalau memang tidak peduli, kenapa minta bagian juga kalau ada kelebihan harga? Misalnya rumah terjual Rp4,5 miliar, ada selisih Rp400 juta kelebihannya, itu mantan istrinya juga minta," ungkap Axl Matthew.
Dia menyayangkan adanya narasi di media sosial yang seolah-olah menunjukkan sikap tidak butuh uang, padahal dokumen hukum menunjukkan hal sebaliknya.
"Saya sangat menyayangkan rekan sejawat saya bisa berbicara seperti itu. Harusnya kan kita sudah itikad baik dari awal," tuturnya.
Pihak Okin juga memberikan penjelasan logis mengenai tudingan tunggakan nafkah selama 27 bulan terakhir.
Menurut Axl, sempat ada kesepakatan lisan bahwa selama Rachel menempati rumah Kemang milik Okin secara gratis, Okin tetap membayar cicilan KPR sebesar Rp50 juta per bulan.
Pembayaran cicilan itulah yang disepakati sebagai pengganti nafkah anak yang nilainya juga Rp50 juta.
"Niko sudah mengiyakan rumah dipakai, 'tapi tetap saya bayar cicilannya, tapi yuk anggap itu sebagai nafkah saya'. Kan fair dong. Nah, ternyata di akhir cerita ditagih lagi nafkah tunainya. Jadi dobel dong? Dia (Okin) bayar KPR, dia bayar nafkah juga. Makanya angkanya bisa menggelembung sampai Rp1,5 miliar," kata Axl menjelaskan alasan munculnya angka tunggakan tersebut.
Kekecewaan Okin Soal Marwah dan Framing Negatif
Penjualan aset ini menjadi puncak dari upaya damai Okin agar perselisihan tidak berlarut-larut.
Mengenai isu BPKB mobil Alphard yang digadaikan, Axl menyebut hal itu murni musibah penipuan rekan bisnis dan bukan sepenuhnya kesalahan Okin.
Begitu pula soal renovasi rumah yang diklaim Rachel, Axl menegaskan kliennya tidak pernah memberi izin atau diberitahu soal rincian renovasi tersebut.
Menutup pernyataannya, Axl menyampaikan rasa kecewa mendalam dari kliennya.
Okin merasa marwahnya sebagai seorang ayah dihancurkan oleh framing negatif di media sosial, padahal dia telah berkorban menyerahkan seluruh aset rumahnya demi mantan istri dan anak-anaknya.
"Niko kecewa lah. Dia punya itikad baik membayar kewajiban, tapi kok masih di-framing seolah laki-laki enggak tanggung jawab. Itu kan marwah kita sebagai laki-laki ketika dinyatakan seperti itu hancur banget, padahal dia membayar. Ini terbukti bayar kok," imbuh Axl.
Hingga berita ini diturunkan, rumah Kemang tersebut telah resmi berpindah tangan. Okin diperkirakan harus mencari kediaman baru setelah menyerahkan seluruh hasil penjualannya kepada pihak Rachel Vennya demi menuntaskan persoalan nafkah dan pendidikan anak.