- Minola Sebayang mengklarifikasi tudingan warganet terhadap Ruben Onsu terkait kewajiban nafkah keluarga pada 25 Mei 2026.
- Ruben Onsu rutin membayar nafkah fantastis serta cicilan rumah meskipun akses bertemu ketiga anaknya sering dipersulit Sarwendah.
- Seluruh pembiayaan pembangunan dan cicilan rumah mewah tersebut merupakan tanggung jawab penuh Ruben Onsu secara profesional.
Suara.com - Ruben Onsu kembali menjadi sasaran empuk warganet. Tudingan tak menafkahi anak-anak kembali muncul.
Hal ini diutarakan pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang. Karena itu, ia hadir untuk memberikan klarifikasi.
"(Minola membacakan komentar warganet) 'Lu enggak usah ngomong deh, kasih nafkah, rumah aja'," kata Minola Sebayang dalam kanal YouTube Reyben Entertainment pada Senin, 25 Mei 2026.
Minola Sebayang naik pitam, ia mempertanyakan apakah warganet ini mengetahui yang sebenarnya.
"Lu tahu enggak sih apa yang sebenarnya gitu loh?" ujar Minola Sebayang.
Pengacara senior tersebut kemudian menjelaskan, proses perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah disertai dengan beberapa kesepakatan. Termasuk urusan pembagian harta hingga anak, tertuang dalam dokumen resmi di hadapan notaris.
"Perjanjian itu dibuat tanggal 3 Juni 2024, disebutkan bahwa dalam satu Minggu itu Ruben memiliki hak untuk berkumpul. Bukan hanya bertemu, berkumpul dengan ketiga anaknya, dua sampai tiga hari dalam satu minggu," ungkap Minola Sebayang.
Tapi kemudian Sarwendah disebut tidak memberikan hak tersebut kepada Ruben Onsu. Minola menyebut, kliennya merasa kecewa karena hak asasi sebagai seorang ayah justru terhambat.
"Tapi ini kan tidak dilakukan," tegas pengacara yang kerap menangani kasus artis besar tersebut.
Padahal, di sisi lain, Ruben Onsu tetap menjalankan kewajiban finansialnya dengan nominal yang sangat fantastis setiap bulan. Ayah tiga anak tersebut mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah demi menjamin kesejahteraan keluarganya.
![Ruben Onsu dan Minola Sebayang usai menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan fitnah ayah kandung Thalia di Polda Metro Jaya pada Senin, 11 Agustus 2025. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/11/49822-ruben-onsu-dan-minola-sebayang.jpg)
"Yang sampai muncul biaya bulanannya 200 juta, sorry, 200 jutaan ya per bulan gitu loh," beber Minola Sebayang.
Bahkan, Ruben Onsu sering kali membayar kebutuhan-kebutuhan di luar tanggung jawab utamanya yang tertulis dalam perjanjian.
Ruben Onsu tetap royal membiayai kegiatan hiburan anak-anaknya meskipun hak kunjungannya sering dipersulit.
"Bahkan apa yang seharusnya tidak perlu jadi tanggung jawab Ruben pun ditanggungjawabi ya, tiket kepergian, tiket nonton," tambah Minola.
Masalah rumah mewah yang ditempati Sarwendah juga tak luput dari klarifikasi pihak pengacara.
Minola Sebayang menegaskan, seluruh biaya pembangunan rumah tersebut murni berasal dari jerih payah Ruben Onsu.
"Kalau menurut Ruben, yang beli tanahnya Ruben, yang membiayai proses pembangunannya Ruben," tegasnya.
Bahkan, Ruben bertindak profesional dengan membayar orang tua Sarwendah yang sempat membantu pengerjaan tahap akhir hunian tersebut. Ia memiliki bukti pembayaran yang sah untuk menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan secara materiil.
"Bahkan orang tuanya S yang juga ikut mengerjakan ya, mengerjakan sebagian finishing daripada rumah itu, juga dibayar kok sama Ruben secara profesional," kata Minola Sebayang.
Hingga saat ini, Ruben Onsu masih tercatat sebagai pihak yang melunasi cicilan rumah tersebut ke pihak bank. Pengacara menyayangkan adanya tuntutan hak dari pihak lain yang tidak dibarengi dengan pemberian hak asasi bagi Ruben.
"Kemudian timbul KPR atas pembangunan rumah tersebut di bank. Yang bayar siapa selama ini cicilannya? Ruben," tutup sang pengacara.