- Film Munafik: Melawan Iblis arahan sutradara Guntur Soeharjanto dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
- Kisah berfokus pada Ustaz Adam yang terpaksa kembali melakukan ruqyah di tengah teror gaib setelah mengalami kehilangan istrinya.
- Produksi film ini mengombinasikan unsur horor supranatural dengan drama keluarga yang mendalam tentang keikhlasan serta pertarungan batin manusia.
Suara.com - Film horor kerap identik dengan teror, penampakan, dan jump scare. Namun, para pemain Munafik: Melawan Iblis memastikan film terbaru mereka menawarkan sesuatu yang berbeda.
Selain menghadirkan unsur supranatural, film ini juga mengangkat kisah kehilangan, keikhlasan, hingga pertarungan batin yang menjadi fondasi cerita.
Hal itu diungkap Donny Damara, Widi Dwinanda, dan Faqih Alaydrus saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Rabu (8/7/2026).
Widi Dwinanda menjelaskan, Munafik: Melawan Iblis berpusat pada sosok Ustaz Adam (Arya Saloka), seorang ahli ruqyah yang memutuskan berhenti setelah kehilangan sang istri, Aini.
Namun, keadaan memaksanya kembali menghadapi gangguan gaib ketika hanya dirinya yang dianggap mampu menolong.
![(dari kiri) Donny Damara , Faqih Alaydrus, dan Widi Dwinanda saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Rabu (8/7/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/08/44273-bintang-film-munafik-melawan-iblis-donny-damara-faqih-alaydrus-dan-widi-dwinanda.jpg)
"Film Munafik ini menceritakan tentang Ustaz Adam yang memang sangat punya keahlian untuk meruqyah. Namun, setelah kehilangan istrinya, Aini, dia mulai berhenti untuk meruqyah karena kehilangan yang sangat-sangat dalam," kata Widi.
"Tapi ternyata dia menemukan ataupun ada di kondisi yang memang harus meruqyah kembali karena tidak ada yang sanggup. Hanya Ustaz Adam yang bisa diandalkan. Dari situlah mulai terjadi teror-teror yang hadir di Munafik ini," katanya menyambung.
Di film tersebut, Donny Damara memerankan Haji Mansur, sosok yang dihormati masyarakat desa karena dikenal sebagai tokoh dermawan sekaligus sesepuh.
"Tokoh saya namanya Haji Mansur. Bagaimana dia menjadi orang yang dianggap tokoh, sesepuh, atau sebagai orang yang dermawan di situ," ujar Donny.
Sementara itu, Faqih Alaydrus memerankan Amir, putra Ustaz Adam dan Aini yang memiliki kedekatan emosional dengan kedua orangtuanya.
"Kalau aku di film ini menjadi Amir, anaknya Ustaz Adam dan Umi Aini. Karakternya sangat penyayang sama Abi Uminya, sangat ingin bersama terus dengan Abi Uminya," tutur Faqih.
![Aktor Donny Damara turut membintangi film Munafik: Melawan Iblis. Donny berkunjung ke kantor Suara.com, Rabu (8/7/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/08/18991-donny-damara.jpg)
Adapun Widi memerankan Aini, istri Ustaz Adam yang menjadi sosok penting dalam kehidupan sang suami.
"Aini ini punya karakter yang sangat keibuan dan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh suaminya, Ustaz Adam, meskipun apa yang dilakukan ini punya risiko yang besar," ucap Widi.
Menurutnya, hubungan Aini dan Ustaz Adam memang sengaja dibangun sangat kuat karena menjadi alasan utama mengapa tokoh tersebut begitu terpukul setelah kehilangan sang istri.
Untuk membangun hubungan itu, Widi mengaku ia dan Arya Saloka sudah menjalani proses pendalaman karakter bahkan sebelum pembacaan naskah dimulai.