- Oman, drummer cilik berusia 8 tahun, viral setelah sukses meng-cover lagu "BURN" milik Isyana Sarasvati dengan teknik double pedal yang mumpuni.
- Penampilan luar biasa Oman langsung mendapat pujian dari Isyana Sarasvati serta para musisi profesional yang terlibat dalam lagu tersebut.
- Lagu BURN yang bergenre Trance Metal dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi dan ketukan cepat yang menuntut ketahanan fisik prima.
Suara.com - Kemunculan talenta luar biasa kembali bikin geger dunia musik Tanah Air. Kali ini, sorotan tertuju pada Oman, seorang drummer cilik berusia delapan tahun karena membawakan lagu BURN, karya terbaru Isyana Sarasvati.
Melalui akun Instagram pribadinya, @Oman.bocah.drummer, bocah ini menunjukkan kepiawaian yang membuat banyak musisi senior geleng-geleng kepala, termasuk Isyana.
Hebatnya, Oman tampak sangat santai di balik set drum elektriknya.
Meski ia melakukan beberapa modifikasi pada isian drum aslinya, sentuhan personal Oman justru memberikan warna baru yang tetap cocok dengan energi lagu tersebut.
Setiap hantaman snare dan kecepatan kakinya saat memainkan double pedal menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman musikalitas di atas rata-rata anak seusianya.
Kehebatan Oman langsung sampai ke telinga Isyana Sarasvati. Sang penyanyi yang dikenal memiliki musikalitas tinggi tersebut kedapatan meninggalkan jejak di kolom komentar unggahan Oman.
Isyana tampak takjub melihat karyanya diapresiasi dengan sangat baik oleh talenta semuda itu.
"KEREEN SEKALII!!! terima kasih sudah cover BURN Oman," tulis Isyana lengkap dengan emoji api dan simbol tangan metal, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Tak hanya Isyana, jajaran musisi papan atas yang terlibat langsung dalam produksi lagu "BURN" pun ikut turun gunung memberikan apresiasi.
Pemain bass Shadu Rasjidi dan vokalis Agustinus Widi terlihat memberikan reaksi takjub di kolom komentar.
Kehadiran para profesional ini menjadi stempel validasi bahwa kemampuan Oman memang layak mendapatkan panggung luas.
Lagu BURN merupakan salah satu rilisan terbaru Isyana Sarasvati yang masuk dalam album bertajuk Eklektiko, yang resmi dilepas ke publik pada 21 Mei 2026.
Dalam lagu ini, Isyana kembali menegaskan identitasnya sebagai musisi yang menolak berkompromi dalam berkarya.
Lagu ini mengusung aliran Trance Metal, sebuah perkawinan unik antara ketukan musik elektronik yang repetitif dengan agresi musik metal yang intens.
Bagi seorang pemain drum, membawakan lagu metal, salah satu unsur di genre ini, bukanlah perkara mudah.
Genre ini menuntut ketahanan fisik yang prima dan penguasaan teknik double pedal yang mumpuni.
Ketukan yang cepat, sinkopasi yang rumit, dan transisi antarbagian lagu yang mendadak menjadi tantangan tersendiri bagi drummer dewasa, apalagi bagi seorang anak berusia 8 tahun.