- Seorang oknum polisi diduga melakukan aksi arogan dengan memukul mobil taksi karena enggan mengantre saat pengisian bahan bakar.
- Petugas tersebut sempat menuduh sopir taksi melindas kakinya setelah aksinya memukul kendaraan diprotes keras oleh penumpang wanita.
- Hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai insiden yang viral di media sosial tersebut.
Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan aksi arogan oknum polisi. Ia disebut enggan mengantre saat mengisi bensin.
Kejadian ini memicu keributan setelah petugas tersebut tiba-tiba mendatangi dan memukul bodi mobil taksi yang sedang mengantre.
"Bapak yang duluan pukul mobil ini!" teriak sang penumpang wanita yang merekam aksi tersebut.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @/reset.feeds, oknum petugas tersebut diduga tidak sabar. Ia disebut tidak mau mengikuti barisan antrean pengisian bahan bakar bersama pengendara sipil lainnya.
"Bapak tidak sopan, tenang aja, saya rekam." lanjut sang penumpang dengan nada geram karena tindakan sewenang-wenang tersebut.
Bukannya menunjukkan sikap kooperatif setelah melakukan pemukulan terhadap kendaraan orang lain, oknum polisi tersebut justru mengeluarkan pembelaan.
"Kaki saya!" seru sang petugas polisi berulang kali seolah-olah menjadi korban fisik dalam insiden tersebut.
Sang penumpang langsung membantah keras klaim sepihak tersebut. Ia meyakini polisi hanya mencari-cari kesalahan setelah aksinya yang memukul mobil diprotes secara terbuka.
"Bapak yang duluan pukul... Bapak yang duluan pukul mobil ini!" tegas sang wanita dengan berani demi membela sopir taksi.
Pertengkaran di area pom bensin itu semakin memanas saat oknum polisi tersebut secara agresif menuduh pihak taksi telah melukai aparat yang sedang bertugas di lokasi.
"Udah ngelindas petugas!" kata polisi tersebut.
Penumpang wanita tersebut merasa sangat heran karena narasi yang dibangun oleh oknum petugas berubah drastis.
"Ngelindas? Sekarang bahasanya ngelindas kalian?" cecar wanita tersebut.
Penumpang itu pun membongkar fakta bahwa pada awal perselisihan, pihak kepolisian sama sekali tidak mengeluhkan soal kaki yang terlindas. Melainkan mempermasalahkan masalah antrean pengisian bensin.
"Tadi kalian bilangnya suruh antre. Tadi kalian bilangnya..." tambah sang penumpang mengingatkan ucapan awal petugas tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai insiden yang viral di media sosial.