Masa Depan Tak Boleh Hancur, Bocah 12 Tahun Korban Inses Ayah Kandung Tetap Lanjutkan Sekolah

Yazir F, Tiara Rosana

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:26 WIB
Masa Depan Tak Boleh Hancur, Bocah 12 Tahun Korban Inses Ayah Kandung Tetap Lanjutkan Sekolah
Korban inses sampai hamil dan melahirkan tetap melanjutkan sekolah (Ilustrasi/Suara.com)
baca 10 detik
  • Bupati Pandeglang menjenguk dan menguatkan mental korban inses berusia 12 tahun yang baru melahirkan.
  • Korban dipastikan tetap melanjutkan sekolah, sementara bayinya akan dirawat oleh orangtua asuh di lingkungan pesantren.
  • Warganet mengecam keras tindakan keji ayah kandung korban dan mendesak hukuman seberat-beratnya termasuk kebiri kimia.

Suara.com - Korban pemerkosaan anak di bawah umur hingga hamil dan melahirkan mendapat perhatian Bupati Pandeglang, Dewi Setiani.

Dalam video yang dibagikan di akun Instagram Dewi, ia terlihat sedang menjenguk N, korban berusia 12 tahun tersebut di rumah sakit.

Dewi tak kuasa menahan kesedihan saat melihat langsung kondisi korban yang baru berusia 12 tahun terbaring lemah di rumah sakit setelah melahirkan bayi hasil inses dari ayah kandungnya.

Dalam video tersebut, Dewi memeluk erat tubuh korban yang hanya terdiam di ranjang rumah sakit.

Sambil mengusap kepala korban, Dewi berusaha menguatkan mental bocah malang tersebut yang harus memikul beban hidup yang sangat berat di usia yang masih sangat muda.

"Jangan sedih ya... Baca terus, baca selawat ya sayang ya. Ya Allahu Akbar... Ibu sayang Teteh, nanti dibantuin ya," kata Dewi berusaha menguatkan.

Tak hanya dukungan moral, sang bupati juga membawa hadiah berupa perlengkapan bayi seperti baju dan celana baru untuk membantu meringankan beban korban yang kini harus merawat bayinya.

"Ih warna ini cakep, banyak ya. Teteh enggak usah beli lagi, tinggal Teteh mendoakan dedeknya jadi anak yang sehat, salihah ya, ahli ibadah," tambah Dewi sambil menunjukkan pakaian bayi yang dibawanya.

Kesedihan semakin terasa saat Dewi menunjukkan bayi korban yang kini masih dirawat di dalam inkubator.

baca juga

Dia menyebut, korban yang masih di bawah umur tidak akan merawat bayinya sendirian. Bayi tersebut akan dirawat oleh orang tua asuh di lingkungan pesantren tempat korban menimba ilmu.

"Mudah-mudahan (bayinya) dilindungi Allah SWT, dapat orang tua asuh terbaik. Yang menyayanginya dengan tulus, mendidik dia. Anak ini enggak punya salah lahir ke dunia," ucap Dewi di video lainnya.

Sementara sang ibu alias korban dipastikan akan tetap melanjutkan pendidikannya tanpa konsekuensi apa pun.

Reaksi publik

Di sisi lain, video kunjungan Bupati tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet.

Banyak yang mengecam tindakan keji sang ayah kandung dan mendesak aparat hukum untuk memberikan hukuman seberat-beratnya, termasuk mengaktifkan hukuman kebiri kimia bagi pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×