Ogah Pakai AI, Animasi Garuda di Dadaku Gunakan Jasa 500 Animator Lokal Selama 3 Tahun

Sumarni, Tiara Rosana

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:45 WIB
Ogah Pakai AI, Animasi Garuda di Dadaku Gunakan Jasa 500 Animator Lokal Selama 3 Tahun
Konferensi pers film animasi Garuda di Dadaku di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
baca 10 detik
  • Sutradara Ronny Gani memproduksi film animasi Garuda di Dadaku murni menggunakan tenaga manusia tanpa bantuan kecerdasan buatan.
  • Proses produksi selama tiga tahun melibatkan 550 kru guna membangun ekosistem industri animasi lokal yang berkualitas tinggi.
  • Film yang dijadwalkan tayang 11 Juni ini akan menceritakan perjuangan anak penderita asma meraih mimpi menjadi pesepak bola.

Suara.com - Di tengah tren penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk memangkas biaya produksi, kreator di balik film animasi Garuda di Dadaku justru menempuh jalan memutar.

Sutradara Ronny Gani dan produser Shanty Harmayn menegaskan bahwa proyek layar lebar ini murni hasil keringat manusia.

Keputusan berani ini sengaja diambil demi membangun ekosistem industri animasi lokal yang konsisten.

"Karena kita masih percaya dengan kemampuan dan human craft dari talenta-talenta lokal kita ya," kata Ronny Gani usai konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026.

"Kita percaya juga bahwa kalau yang create itu human, akan lebih bisa kena dengan penerimaannya oleh audience kita," tambahnya.

Konferensi pers film animasi Garuda di Dadaku di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Konferensi pers film animasi Garuda di Dadaku di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Menolak jalan pintas AI berarti bersiap dengan skala produksi yang masif. Sutradara yang pernah berkarier di Hollywood tersebut membeberkan bahwa film ini melibatkan 550 kru.

Dari jumlah tersebut, hampir 500 orang di antaranya adalah animator. Waktu produksinya pun tidak main-main, memakan angka kumulatif hingga tiga tahun.

Bagi Shanty, yang sebelumnya terbiasa memproduseri film live action, ritme kerja ini adalah sebuah kejutan.

"Saya belajar banyak dari produser live action yang biasanya set, set, set gitu. Harus menerima (kenyataan bahwa proses animasi) like, oh wow, tiga tahun," tuturnya merujuk pada lamanya proses pembuatan.

baca juga

Tantangan terberat selama tiga tahun berproses ternyata bukan sekadar urusan menggambar, melainkan memastikan cerita tersebut relate dengan penonton.

Konferensi pers film animasi Garuda di Dadaku di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Konferensi pers film animasi Garuda di Dadaku di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Tim produksi beberapa kali menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menguji respons audiens. Jika ada adegan yang kurang pas, dampaknya sangat brutal bagi tim animator.

"Ada yang memang harus di-address (diperbaiki) tapi sifatnya lumayan besar impact-nya terhadap apa yang sudah diproduksi. Jadi dalam tahap produksi yang linear itu harus mundur, nge-redo (mengulang) katakanlah a chunk of work selama sekitar dua sampai tiga bulan di situ lagi," jelas Roni.

Proses revisi panjang ini sempat memicu perdebatan tarik-menarik antara sutradara dan produser.

"Kalau live action, saya sudah tahu, oh banyak komennya, 'Ronny ganti ini'. Tapi ini kalau mau merombak bagian ini, we have to start from all over again. Itu yang bagi saya susah," seloroh Shanty.

Meski bujet produksi lokal tidak bisa menyamai teknologi animasi mutakhir ala Hollywood, Ronny tidak kehabisan akal. Dia tetap menerapkan metode penyutradaraan kelas dunia kepada tim animatornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Doll Malam Ini: Teror Boneka Ghawiah yang Ganggu Kehidupan Denny Sumargo dan Shandy Aulia

The Doll Malam Ini: Teror Boneka Ghawiah yang Ganggu Kehidupan Denny Sumargo dan Shandy Aulia

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:00 WIB

Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar

Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:44 WIB

Knives Out: Daniel Craig Terjebak dalam 'Lubang Donat' Penuh Kebohongan, Malam Ini di Trans TV

Knives Out: Daniel Craig Terjebak dalam 'Lubang Donat' Penuh Kebohongan, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:00 WIB

American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix

American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:00 WIB

Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV

Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:30 WIB

8 Film Luar Negeri yang Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026, Ada Apa Saja?

8 Film Luar Negeri yang Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026, Ada Apa Saja?

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×