- Asisten Andre Taulany menghubungi Nur, mantan ART Erin Taulany, untuk meminta nomor rekening atas perintah "ibu E", namun belum diberikan karena kondisi Nur belum stabil.
- Erin Taulany dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan fisik terhadap mantan ART lain bernama Hera, serta kekerasan psikologis terhadap Nur.
- Nur mengalami gejala fisik seperti mual dan pusing akibat tekanan psikis dan ucapan kasar yang diduga dilontarkan oleh Erin Taulany.
Suara.com - Selain Hera, Nur Rohmah adalah mantan asisten rumah tangga Erin Taulany yang mengaku mendapat ketidakadilan selama bekerja di rumah mantan istri Andre Taulany tersebut.
Hera dan Nur sama-sama menuntut gaji yang diklaim belum dibayarkan oleh Erin. Menariknya, orang suruhan Erin Taulany sejak kasus ini mencuat, sempat menghubungi pengacara Nur, Basuki.
"Tadi kalau nggak salah, asistennya mas Andre Taulany (hubungi saya). Dia diperintahkan ibu E," kata Basuki di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat, 5 Juni 2026.
Orang suruhan Erin minta agar Basuki memberikan nomor rekening. Sayangnya, ia tak menjelaskan masksud dan tujuan.
"Kami belum bisa berikan nomor rekening karena kondisi Teh Nur sendiri belum stabil. Gitu," ucapnya.
Perseteruan Erin dan mantan ART-nya berawal dari laporan Hera ke Polres Jakarta Selatan. Hera melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan.
![Nur Rohmah (tengah) bersama pengacaranya, Basuki (kiri) mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026). Dalam pengakuannya, Nur mengaku sering mendapat kata-kata kasar berupa "tolol" dan "bego" dari majikannya, Erin Taulany. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/05/76182-art-erin-taulany-nur-rohmah.jpg)
Sementara Nur muncul belakangan. Ia mengaku diperlakukan kasar secara psikis selama bekerja dengan Erin.
Rentetan kata-kata kasar yang Nur terima sampai membuatnya alami gejala fisik seperti mual dan pusing. Parahnya, dampak tersebut masih ia rasakan sampai sekarang.