- Bahlil Lahadalia justru cengar-cengir dan kegirangan saat lagu parodi "Mas Bahlil Ganteng" diputar di acara resmi Mubes V Kosgoro 1957.
- Pemutaran lagu tersebut membuat suasana acara formal yang biasanya kaku seketika pecah oleh tawa dan sorak riuh dari audiens.
- Warganet menyindir reaksi Bahlil karena menganggap ia tidak memahami sarkasme, mengingat lagu tersebut sebenarnya diciptakan sebagai bentuk kritik kreatif.
Suara.com - Beredar video viral perlihatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan reaksi tak terduga saat lagu parodi MBG atau "Mas Bahlil Ganteng" diputar di sebuah acara formal.
Peristiwa menggelitik ini terjadi dalam rangkaian acara Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 yang digelar di Jakarta pada 5-7 Juni 2026. Sebagai tokoh sentral di Partai Golkar, kehadiran Bahlil tentu menjadi magnet utama.
Momen unik terjadi saat pembawa acara mempersilakan Bahlil untuk maju ke podium guna memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi.
"Mari kita simak bersama arahan yang akan disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus membuka acara resmi. Kepada Bapak Haji Bahlil Lahadalia kami persilakan," ujar sang host dikutip dari akun Instagram Tante Rempong Official, Sabtu, 6 Juni 2026.
Namun, suasana seketika pecah saat operator musik memutar lagu parodi MBG. Lirik "Mas Bahlil Ganteng" bergema di seantero ruangan.
Mendengar lagu tersebut, audiens yang hadir pun spontan tertawa dan bersorak riuh.
Reaksi Kegirangan Bahlil di Atas Podium
Bukannya menunjukkan raut wajah serius, Bahlil Lahadalia justru terlihat sangat bersemangat. Dalam video, Bahlil berjalan menuju podium dengan senyum lebar atau cengar-cengir.
Sesampainya di atas podium, Bahlil bahkan sempat mengangkat-angkat kedua tangannya seolah sedang merayakan sesuatu, sembari terus tertawa lepas.
Sikapnya yang tampak enjoy dengan lagu tersebut membuat suasana Mubes yang biasanya kaku menjadi lebih cair, meskipun bagi sebagian orang, hal ini terasa janggal.
Komentar Netizen: "Gak Ngerti Sarkas?"
Video tersebut langsung diserbu oleh ribuan komentar netizen. Banyak yang menyoroti fakta bahwa lagu MBG sebenarnya diciptakan sebagai bentuk kritik kreatif atau konten sarkastik terhadap sosok sang menteri.
Namun, respons Bahlil yang seolah merasa disanjung memicu perdebatan mengenai literasi media dan pemahaman akan sarkasme.

"Lagu untuk kritik dan menghujat tapi dia malah ngerasa kaya disanjung," tulis salah satu netizen dengan
menyematkan emoji tertawa, menggambarkan kebingungannya melihat reaksi sang pejabat.
Netizen lain turut menimpali dengan komentar serupa. "Cengengesan. Seneng banget keknya dia dibuatin lagu begitu. Dia nggak ngerti sarkas kali ya?" tulis akun lainnya.
Keresahan juga muncul dari sebagian warganet yang menyayangkan mengapa konten-konten sindiran seperti ini justru sering kali dianggap sebagai bentuk popularitas oleh pihak yang disindir.
"Ngapain sih bikin-bikin lagu kaya gini terus diviralin?! Udah tau orang Indonesia itu banyak yang nggak ngerti apa itu 'sarkastik', yang ada malah yang disindir jadi bangga dan tambah tenar," ungkap seorang netizen dengan nada kesal.