- Band KW memanfaatkan topeng Angine de Poitrine untuk menggelar konser palsu di Rusia tanpa disadari oleh para penonton.
- Band asli menggunakan gitar double-neck (dua leher), sedangkan band palsu di Moskow ketahuan karena hanya menggunakan gitar single-neck.
- Selain konser palsu, nama besar band tersebut juga dimanfaatkan pihak lain untuk menjual ribuan desain kaos bajakan di platform daring.
Detail visual seperti motif polkadot pada set panggung di Moskow juga terlihat seperti hasil lukisan tangan yang kurang rapi jika dibandingkan dengan produksi asli tim Angine de Poitrine.
Masalah Angine de Poitrine tak berhenti di panggung konser saja. Kepopuleran visual mereka yang estetik dan misterius memicu gelombang merchandise ilegal di berbagai platform e-commerce.
Murdock mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 1.500 desain kaos palsu yang beredar secara daring.
Meskipun ia telah berhasil menghapus sekitar 700 desain dari situs-situs seperti Tee Republic dan Red Bubble, produk-produk baru terus bermunculan seperti jamur di musim hujan.
"Kita hidup di masa yang aneh di mana semua orang mencoba mencari uang dari nama band ini," kata Murdock.
Hal ini jelas saja merugikan musisi asli yang menggantungkan pendapatan mereka dari penjualan merchandise resmi, terutama di tengah industri musik yang royalti digitalnya semakin kompetitif.