- Jennifer Coppen dan Justin Hubner resmi melangsungkan pernikahan di Uluwatu, Bali, pada tanggal 12 Juni 2026.
- Pasangan tersebut menuai kritik warganet setelah aksi minum dari menara gelas dianggap mengandung minuman beralkohol.
- Praktisi industri hotel dan wedding organizer mengonfirmasi bahwa cairan tersebut hanyalah campuran minuman bersoda untuk estetika.
Suara.com - Kebahagiaan pasangan selebriti Jennifer Coppen dan Justin Hubner yang baru saja resmi menjadi suami-istri pada 12 Juni 2026 di Uluwatu, Bali, mendadak jadi sorotan panas netizen.
Bukan soal kemewahan acaranya, melainkan sebuah momen di pesta pernikahan yang memicu perdebatan sengit di media sosial.
Dalam cuplikan video yang viral, Jennifer dan Justin tampak melakukan prosesi penuangan dan meminum cairan dari menara gelas yang identik dengan wine atau champagne.
Sontak, aksi ini menuai kritik tajam. Banyak netizen menyayangkan hal tersebut mengingat Jennifer adalah seorang muslimah, apalagi momen sakral itu disiarkan secara langsung oleh SCTV dan ditonton jutaan pasang mata.
Namun, di tengah derasnya hujatan, sebuah fakta mengejutkan muncul dari balik layar industri perhotelan.
Seorang netizen dengan akun @novita.mega_sari, yang mengaku pernah lama bekerja di sebuah hotel mewah di Surabaya, memberikan pembelaan yang mencerahkan.
Menurutnya, apa yang diminum pasangan pengantin tersebut bukanlah minuman beralkohol.
"Itu sebenarnya adalah campuran Sprite dan sedikit Cola untuk mendapatkan tone warna yang pas. Botol dan susunan gelas yang digunakan itu murni inventaris hotel untuk keperluan estetika acara," katanya.
Ia juga menambahkan alasan logis di baliknya, "Penjelasan ini sekadar memberi wawasan untuk pemirsa. Wine atau champagne asli itu mahal, rasanya tidak mungkin dibuang-buang begitu saja untuk atraksi."
Senada dengan pengakuan tersebut, seorang mantan kru wedding organizer (WO) juga ikut angkat bicara.
Ia membenarkan bahwa penggunaan minuman bersoda adalah praktik umum dalam pesta pernikahan untuk menciptakan efek visual yang mewah tanpa harus menggunakan alkohol asli.
"Sebagai eks anak WO, saya bisa mengonfirmasi itu. Bahkan kalau butuh warna merah yang lebih pekat, biasanya kami menggunakan Big Cola atau Fanta," tulis netizen tersebut di kolom komentar.
Meski fakta teknis telah terungkap, netizen tetap terbelah. Sebagian tetap mengkritik karena dianggap memberi contoh yang kurang baik, namun tidak sedikit pula yang membela privasi Jennifer dan Justin.
"Lagipula kalaupun itu wine beneran, apa urusannya sama netizen? Ribet banget mengurusi hidup orang, padahal vendornya saja tidak kita bayari," komentar salah satu netizen yang geram dengan nyinyiran publik.
"Sibuk banget mengurusi dosa orang lain, sementara hidup sendiri saja masih berantakan," timpal netizen lainnya.
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner memang sukses mencuri perhatian publik tahun ini.
Terlepas dari drama "minuman" tersebut, atmosfer romantis di tebing Uluwatu tetap menjadikan hari bahagia mereka salah satu momen pernikahan artis paling ikonik di tahun 2026.