- Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis menampilkan konflik hubungan antara tokoh Dika dan ibunya di Indonesia.
- Kehadiran sosok Radit membantu Dika menemukan keberanian mengejar impian bermusik bersama rekan-rekan dalam Sans Band.
- Pemeran utama Ari Irham menghadapi tantangan menyanyikan lagu legendaris Sheila On 7 dalam film tersebut.
Suara.com - Industri film Indonesia kembali menghadirkan tontonan keluarga lewat film Takkan Kubiarkan Kau Menangis.
Film ini menyoroti konflik mendalam antara Dika (Ari Irham) dengan ibu tunggalnya, Dini (Shanty).
Dika tumbuh dengan perasaan bahwa dirinya tidak pernah cukup di mata sang ibu, sementara Dini merasa semua aturannya merupakan bentuk cinta.
Di tengah peliknya konflik tersebut, Dika menemukan bimbingan hidup yang baru dari sosok Radit yang diperankan Ariyo Wahab.

Kehadiran Radit membantu Dika melihat masa depan dan arti penting keluarga dari sudut pandang yang jauh berbeda.
Dika juga menemukan keberanian mengejar mimpi bermusik bersama rekan-rekan bandnya, Angga, Emil, dan Marco yang tergabung dalam Sans Band.
Bicara soal perannya, Ari Irham mengaku menghadapi tantangan saat harus membawakan deretan lagu legendaris milik grup band Sheila On 7.

"Pressure-nya itu bukan bawain OST filmnya, tapi masalahnya ini bawain lagu Sheila On 7," ungkap Ari Irham saat ditemui di kawasan Kuningan belum lama ini.
"Kita bawain lagu yang orang sudah tahu. Itu lumayan cukup beban buat saya karena saya juga bukan vokalis, saya bukan Duta," tambahnya.
Pihak produksi berharap film drama keluarga yang hangat ini bisa mengajarkan penonton untuk berani mengungkapkan perasaan sebelum semuanya terlambat.
Kisah emosional tentang pencarian jati diri dan perjuangan anak band ini pun dipastikan siap menyentuh hati para pencinta film Tanah Air.