-
Foto viral Atta Halilintar dan Mercedes Roa dipastikan hasil rekayasa AI.
-
Mercedes Roa merupakan pesepak bola freestyle profesional asal Meksiko.
-
Mercedes memiliki rekor menonton 64 laga Piala Dunia 2022 secara langsung.
Suara.com - Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh beredarnya potret kebersamaan YouTuber Atta Halilintar dengan seorang selebgram asal Meksiko, Mercedes Roa.
Foto Atta Halilintar dan Mercedes Roa yang diambil saat keduanya berada di Stadion Juventus, Italia, itu sempat memicu berbagai spekulasi negatif karena posenya yang terlihat terlalu dekat dan mesra.
Perempuan yang dituding foto mesra dengan Atta Halilintar adalah selebgram asal Meksiko.
Karena itu, Mercedes Roa akhirnya buka suara melalui unggahan Instagram Stories dan menegaskan bahwa foto tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman besar.
Begitu pula dengan tta Halilintar yang menegaskan bahwa foto tersebut telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI).
Melalui akun pribadinya, Atta meminta bantuan pengikutnya untuk melacak pihak yang sengaja menyebar fitnah tersebut.

"Bantu cari yang bikin fitnah pakai AI ya," tulis Atta.
Hal ini lantas membuat public penasaran dengan sosok Mercedes Roa, perempuan yang fotonya direkayasa Bersama Atta Halilintar.
Profil Mentereng Mercedes Roa
Di balik namanya yang mendadak viral di Indonesia akibat foto kontroversial tersebut, Mercedes Roa bukanlah sosok sembarangan di kancah internasional.
Lahir di Meksiko pada 24 April 2000, Mercedes Roa merupakan seorang pesepak bola jalanan profesional (freestyle & street soccer), kreator konten, sekaligus duta olahraga dengan reputasi mentereng di Amerika Latin hingga Eropa.
Mercedes mulai membangun pengaruh digitalnya sejak akhir dekade 2010-an.
Konsistensinya memamerkan keahlian olah bola tingkat tinggi serta trik-trik freestyle di TikTok dan Instagram sukses melambungkan namanya hingga meraup lebih dari 3 juta pengikut.
Perpaduan antara teknik sepak bola mumpuni dan gaya hidup modern membuat jenama-jenama raksasa global berebut menggandengnya.
Tercatat, merek besar seperti Adidas, Pepsi, Heineken, hingga minuman energi PRIME pernah
menjadikannya mitra kampanye.