- Vicky Prasetyo mengkritik para artis dan influencer yang bungkam terhadap bencana kebakaran hutan di Indonesia.
- Kebakaran hutan menyebabkan krisis kemanusiaan parah, termasuk korban jiwa, infeksi pernapasan, serta kematian satwa.
- Sejumlah figur publik seperti Gading Marten tetap menggunakan media sosial untuk menyuarakan darurat asap tersebut.
"Nyali kalian di mana? Pakai pengaruh itu untuk bersuara menyelamatkan hutan. Atau akui saja kalau jutaan followers kalian cuma dipakai untuk menjilat para penguasa."
Tak Semua Memilih Diam
Sentilan tajam Vicky ini mencerminkan keresahan masyarakat luas atas minimnya empati para pemengaruh digital di tengah lambannya penanganan bencana karhutla yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Kendati demikian, dinding kebisuan dunia hiburan tak sepenuhnya pekat.
Di antara riuhnya algoritma hiburan, sejumlah figur publik seperti Gading Marten, Irfan Hakim, hingga DJ Winky Wiryawan tercatat telah memanfaatkan panggung digital mereka untuk menyuarakan darurat asap dan menuntut aksi nyata penyelamatan hutan Indonesia.