Prabowo dkk Digugat karena Kebakaran Hutan, Penggugat: Presiden Sudah Datang, Tapi...

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:04 WIB
Prabowo dkk Digugat karena Kebakaran Hutan, Penggugat: Presiden Sudah Datang, Tapi...
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers usai pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar]
baca 10 detik
  • Warga dan lembaga sipil Kalbar mengajukan gugatan class action terhadap Presiden dan pejabat.

  • Penggugat menuntut penetapan status bencana nasional serta layanan kesehatan gratis bagi korban ISPA.

  • Pemerintah dinilai lalai, reaktif, dan tidak berkoordinasi meski peringatan El Nino sudah diterbitkan.

Suara.com - Kelumpuhan aktivitas masyarakat akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan memicu gelombang perlawanan hukum terhadap jajaran pejabat tertinggi negara. Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri hingga kepala daerah resmi menghadapi gugatan class action atas krisis kebakaran hutan dan lahan.

Empat organisasi masyarakat sipil dan seorang warga Kalimantan Barat mengambil langkah drastis ini akibat pekatnya asap yang mematikan urat nadi daerah. Pendidikan terpaksa dialihkan ke sistem daring dan moda transportasi regional macet total akibat jarak pandang yang buruk.

"Jadi akibat dari asap ini juga banyak sekali warga yang terkena infeksi saluran pernapasan, paru-paru, dan penyakit lain," ujar Glorio Sanen kepada BBC.

Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sulbar menimbulkan asap yang dapat mengakibatkan dampak kesehatan bagi masyarakat di Mamuju, Senin (05/10/2026) [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO-Pemprov Sulbar]
Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sulbar menimbulkan asap yang dapat mengakibatkan dampak kesehatan bagi masyarakat di Mamuju, Senin (05/10/2026) [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO-Pemprov Sulbar]

"Selain itu, penerbangan juga terganggu, ada keterlambatan bahkan pembatalan," ujarnya.

Sektor penerbangan domestik lumpuh akibat serangkaian penundaan hingga pembatalan jadwal terbang secara massal. Koordinasi antarlembaga pemerintah dinilai sangat buruk dalam menanggulangi titik api yang terus meluas.

"Presiden memang sudah datang, memberikan arahan, tapi sampai saat ini kami menilai kementerian, lembaga, dan Pemda masih tidak terkoordinasi dalam penanggulangan [karhutla]," kata Gloria.

"Faktanya apa? Asap masih ada," ucapnya.

Mengapa Karhutla Kalbar Harus Menjadi Bencana Nasional?
Berkas gugatan hukum ini telah resmi masuk sejak 15 September dan menyelesaikan persidangan pembuka pada 7 Oktober.

Penggugat mendesak negara segera menetapkan krisis asap di Kalimantan Barat sebagai bencana bertaraf nasional.

baca juga

Keterbatasan anggaran dan minimnya sarana pemadam membuat pemerintah daerah tidak sanggup memadamkan kobaran api secara mandiri.

Pemerintah pusat dituntut segera turun tangan melakukan pemadaman masif serta pemulihan ekosistem yang rusak.

"Kemudian kami minta agar Menteri Kesehatan berkoordinasi dengan RSUD di daerah masing-masing untuk memberikan fasilitas kesehatan gratis kepada korban ISPA. Karena paparan asap ini dampaknya bukan satu atau dua minggu ke depan saja, tapi berdampak panjang."

"Dan, kepada korban meninggal akibat karhutla, negara harus memberikan santunan," kata Gloria.

Penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi atau individu pembakar lahan menjadi tuntutan utama warga.

Pemerintah juga didesak melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh izin konsesi lahan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Kalimantan Barat: Kami Lama Nggak Lihat Matahari, 3 Bulan Kabut Asap Tebal

Petani Kalimantan Barat: Kami Lama Nggak Lihat Matahari, 3 Bulan Kabut Asap Tebal

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:44 WIB

62 Ribu Balita Terserang ISPA di Tengah Karhutla, Orang Tua Diminta Batasi Anak Keluar Rumah

62 Ribu Balita Terserang ISPA di Tengah Karhutla, Orang Tua Diminta Batasi Anak Keluar Rumah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Malam Ini, Ada Apa?

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Malam Ini, Ada Apa?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Penyelundupan Emas Rp13 Miliar di Bandara Lombok, Diduga Hasil Tambang Ilegal

Penyelundupan Emas Rp13 Miliar di Bandara Lombok, Diduga Hasil Tambang Ilegal

Bali | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Review Film Cidro Asmoro: Viral Semalam, Persahabatan Ikut Berubah Drastis

Review Film Cidro Asmoro: Viral Semalam, Persahabatan Ikut Berubah Drastis

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Daftar HP POCO Memori Besar 256 GB dan 512 GB Spek Gahar, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP POCO Memori Besar 256 GB dan 512 GB Spek Gahar, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Gerebek Apartemen Springwood Tangerang, Polisi Temukan Setengah Kilogram Lebih Tembakau Sintetis!

Gerebek Apartemen Springwood Tangerang, Polisi Temukan Setengah Kilogram Lebih Tembakau Sintetis!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Analis Nilai MSCI Belum Puas Reformasi Pasar Modal RI

Analis Nilai MSCI Belum Puas Reformasi Pasar Modal RI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan

Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi

Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ketika Anak Takut Berangkat Sekolah, Siapa Bertanggung Jawab?

Ketika Anak Takut Berangkat Sekolah, Siapa Bertanggung Jawab?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan

Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:44 WIB

×