- Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad menuai kecaman setelah hadir dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober yang melibatkan mahasiswa palsu.
- Presenter Sarah Sechan menyindir tajam dalih Raffi yang mengaku hanya sebagai tamu undangan dan tidak mengetahui detail acara tersebut.
- Akibat kontroversi tersebut, acara Rans Carnival di Yogyakarta sepi pengunjung dan sejumlah artis pendukung memilih mundur.
Soroti soal Pilihan dan Integritas
Tak berhenti di situ, Sarah juga mengkritisi sikap Raffi yang tetap melanjutkan keterlibatannya di panggung hingga selesai.
Menurut Sarah, jika memang merasa dijebak atau mendapati kejanggalan di lokasi, Raffi memiliki otoritas penuh untuk membatalkan keterlibatannya dan angkat kaki.
"Kalau memang kena prank, pas sampai di lokasi kan bisa lihat di situ ada siapa saja. Bisa tanya apakah betul dihadiri mahasiswa. Tanya langsung ke yang ngaku-ngaku mahasiswa mereka dari kampus mana. Bisa langsung kelihatan dong kalau ternyata bukan?" ucap Sarah.
"Nah, setelah itu tetap memutuskan untuk partisipasi dalam acara tersebut dan teriak 'Hidup mahasiswa!'? Bisa lho memutuskan untuk pergi. Itu namanya integritas. Salam tiga jari," tuturnya.
Dari kasus tersebut, Raffi Ahmad memang banyak menuai kecaman dari masyarakat, bahkan rekannya sesama artis.
Bahkan acara Rans Carnival di Jogjakarta pada akhir pekan lalu sepi pengunjung. Bahkan sejumlah artis atau band pengisi acara banyak yang memilih mundur.