Polisi Israel Bubarkan Demonstran Palestina dengan kekerasan

Oke Atmaja

Jum'at, 10 Juli 2020 | 15:40 WIB
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
    Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
    Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Polisi Israel menembaki pengunjuk rasa warga Palestina dengan gas air mata yang memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
    Polisi Israel menembaki pengunjuk rasa warga Palestina dengan gas air mata yang memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • 
Polisi Israel menembaki pengunjuk rasa warga Palestina yang memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
    Polisi Israel menembaki pengunjuk rasa warga Palestina yang memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
    Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
    Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Polisi Israel menembaki pengunjuk rasa warga Palestina dengan gas air mata yang memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • 
Polisi Israel menembaki pengunjuk rasa warga Palestina yang memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]
  • Pengunjuk rasa warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat. [Foto/ Anandolu Agency]

Suara.com - Demonstran warga Palestina menimpuki Polisi Israel saat unjuk rasa memprotes pemukiman ilegal Yahudi dan rencana aneksasi Israel di Lembah Jordan di Tepi Barat yang dijajah Israel, pada 9 Juli 2020, di Hebron, Tepi Barat

Presiden AS Donald Trump mengusulkan ke Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa pemerintahanya secara resmi akan mencaplok Lembah Jordan dan Semua pemukiman di Tepi Barat.

Tepi Barat dan Yersusalem Timur dipandang sebagai wilayah pendudukan dibawah hukum internasional, membuat semua pemukiman Yahudi di sana serta aneksasi yang direncanakan dianggap ilegal.

Untuk membubarkan demonstran Poslis Israel menyerang dengan peluru karet dan gas air mata dan para pengunjuk rasa membalasnya dengan melempari mereka dengan batu. [Foto/ Anandolu Agency]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

News | Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

News | Sabtu, 19 September 2026 | 13:10 WIB

Amerika Dikeroyok 152 Negara karena Kelakuan Diskriminasi ke Palestina di Sidang Umum PBB

Amerika Dikeroyok 152 Negara karena Kelakuan Diskriminasi ke Palestina di Sidang Umum PBB

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:16 WIB

AS Tolak Kasih VISA, Presiden Palestina Tetap Pidato di Majelis Umum PBB

AS Tolak Kasih VISA, Presiden Palestina Tetap Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:41 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Israel Senjatai AI ImiSight untuk Usir Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Senjatai AI ImiSight untuk Usir Warga Palestina di Tepi Barat

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB

Spesifikasi Bom Kiamat MK-84 dan BLU-117 AS yang Dijual ke Israel, Daya Ledak Seperti Meteor

Spesifikasi Bom Kiamat MK-84 dan BLU-117 AS yang Dijual ke Israel, Daya Ledak Seperti Meteor

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:09 WIB

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

10 Jenazah Dievakuasi dari Bangunan Roboh karena Serangan Udara Israel di Gaza

10 Jenazah Dievakuasi dari Bangunan Roboh karena Serangan Udara Israel di Gaza

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:32 WIB

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×