Fresh.suara.com - Gus Samsudin memicu kemarahan warganet saat dianggap salah sebut ayat Alquran. Hal itu terjadi saat pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati itu menghadiri sejumlah podcast YouTuber dan artis tanah air.
Gus Samsudin sudah membuat netizen penasaran saat menyatakan siap berangkat ke Jakarta beberapa hari lalu. Pasalnya, banyak netizen menduga Gus Samsudin hendak menemui Pesulap Merah untuk membuat pembuktian atas ilmunya, yang dianggap Pesulap Merah sebagai trik semata.
Alih-alih menemui Pesulap Merah, Gus Samsudin hadir di sejumlah acara televisi, hingga podcast pribadi artis dan YouTuber. Sebut saja podcast Denny Sumargo dan dr. Richard Lee.
Berikut ini fakta-fakta Gus Samsudin salah sebut ayat Alquran di sejumlah podcast yang ia datangi.
1. Membaca Surat An Nas dengan terjemahan ayat lain

Kesalahan pertama Gus Samsudin terjadi saat menyebut surat Alquran di kanal YouTube Denny Sumargo.
Jika memantau video perbincangan Gus Samsudin dan Denny Sumargo di menit ke-14, Gus Samsudin terdengar mengatakan, "Di dalam Al Quran ada yang namanya jin, yaitu di surat An-Nas, yang bunyinya tidak saya ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada Allah".
Hal tersebut tidak tepat. Pasalnya, arti dari surat An-Nas adalah sebagai berikut:
1. Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
2. Raja manusia,
Baca Juga: Begini Rp15 Triliun Duit Gugatan Dihabiskan Eks Pengacara Bharada E Deolipa Yusmara
3. sembahan manusia,
4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia."
Kutipan dari ayat yang dilafalkan Gus samsudin adalah penggalan Surat Az Zariyat ayat 56 yang berbunyi: “Wa maa khalaqtul jinna wal-insa illaa liya'bud? Arti dari ayat tersebut adalah: "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu,"
2. Kesalahan mengartikan ayat Alquran di podcast dr Richard Lee.

Bukan hanya di kanal YouTube Denny Sumargo, Gus Samsudin kembali melakukan kesalahan serupa saat menjadi tamu di Podcast Dokter Richard Lee. Ia membaca surat An Nas tapi mengucapkan terjemahan surat lain.