Fresh.suara.com - Setelah melayangkan gugatan cerai kepada suaminya Andre Irawan, Roro Fitria membongkar kepada media sejumlah kelakuan sang suami yang aneh bin ajaib. Bahkan, apa yang disampaikan Roro Fitria nyaris sulit diterima nalar.
Salah satunya adalah perbuatan tak senonoh Andre Irawan menari-nari telanjang di depan foto ibunya yang telah tiada. Namun, tidak diketahui, apa maksud dari suami Roro Fitria melakukan perbuatan demikian.
"Jadi ada foto bunda di depan kamar beliau terpampang. Saya tidak tahu maksud apa dari Andre ini menari-nari tanpa busana di depan foto bunda, apa human error? kami tidak tahu," ujar pengacara Roro Fitria, Asgar Sjarfi ketika memberikan keterangan pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2022)
Roro Fitria mengaku bahwa dirinya pernah menanyakan apa maksud perbuatan tersebut. Namun, menurut Roro, Andre seperti tak peduli.
“Kalau Nyai (Roro) menegur nanti tambah dibentak, waktu ditegur tapi bilangnya suka-suka gue. Kalau, gini lebih satu kali atau lebih itu tudak perlu kita bahas," ujar Roro Fitria.
Merasa tak nyaman dengan perbuatan suaminya, Roro Fitria pun memutuskan berkonsultasi dengan psikolog.
"Maksudnya apa? Sampai-sampai Nyai itu menanyakan ke psikolog. Kami juga tidak bisa menyimpulkan seperti itu tanpa keterangan psikolog sama ahli, tapi itu yang membuat Nyai tertekan," tutur Asgar Sjarfi.
Psikolog Roro, Citra, menceritakan bagaimana awal mula Roro Fitria berkonsultasi dengannya.
"Jadi, waktu pertama kali ketemu kayak konseling biasa cerita kalau ada masalah dalam rumah tangganya dan itu mengganggu aktivitas harian, bikin cemas, termasuk juga bertanya 'saya (Roro) baru melahirkan kira-kira dampaknya gimana'," ungkap Citra.
Baca Juga: Keisya Levronka Akhirnya Ungkap Kenapa Sering Keseleo Nada saat Nyanyikan Tak Ingin Usai
Citra lalu menjelaskan, berdasarkan diagnosisnya, Roro Fitria mengalami depresi.
"Pertemuan kedua saya lakukan tes dan hasil tesnya Nyai ini emosinya pada saat tes dilakukan tidak stabil, pastinya dia lagi depresi," kata Citra.
"Dan mohon maaf juga sempet ada dorongan-dorongan apa ya kayak, kalo bahasa psikologisnya ada sedikit dorongan untuk upaya kayak udah ah mau udahan aja nih termasuk sama hidupnya, sempet," terang Citra.