"Kamu jahat Zhi," tutur kekasihnya.
Zhico lantas mengutarakan perasaannya kepada sang kekasih. Ia sudah curiga mengapa sang kekasih meminta putus padahal tidak ada masalah apa-apa.
"Kaget aku, aku curiga, gila kamu, makannya aku heran aku dari jogja, nggak ada masalah tau-tau njaluk putus," ujar Zhico.
Adegan selanjutnya, Zhico berdiri di samping kekasihnya di depan pintu sambil memarahi sang lelaki tak berbaju di dalam kamar.
"Sampean ngapain telanjang mas?" kata Zhico dengan nada tinggi.
"Aku nemenin dia," jawab si lelaki.
"Nemenin apa telanjang-telanjang begini," balas Zhico dengan nada lebih tinggi.
Setelah amarah Zhico mereda, Zhico mengutarakan rasa sayangnya kepada kekasihnya. Namun, ternyata sang kekasih mengaku tidak merasakan kasih sayang Zhico. Kekasihnya malah mengatakan menyesal bertemu dengan Zhico dan menyebutnya jahat.
"Masalahe ngene aku sayang banget," ujar Zhico.
"Tapi aku tidak merasakan sayangmu," jawab sang kekasih.
"Oke yaudah ndak papa kalau kamu nggak merasa," tutur Zhico
"Aku nyesel ketemu kamu, jahat," ujar si pacar