Fresh.suara.com - Media sosia tengah diramaikan dengan berita seorang anak Ditjen Pajak bernama Mario Dandy Satrio diduga menganiaya seorang anak Jonathan Latumahina yang merupakan pengurus GP (Gerakan Pemuda) Ansor bernama David.
Hal ini bermula pada saat pacar Dandy yang mengadu atas perlakuan tak senonoh David di masa lalu. Kekasih Dandy sekarang yang berinisial A merupakan mantan pacar David.
Kronologi kejadian ini dimulai saat dalam perjalanan di mobil, A bercerita ke Dandy bahwa David pernah melakukan tindakan yang tak senonoh dengan meraba-raba mantannya.
Hal itu lah yang membuat Dandy emosi, Mario Dandy Satriyo lantas mendatangi David yang sedang bermain di rumah temannya berinisial R di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Usai mereka bertemu, lalu terjadi perdebatan yang berujung tindakan penganiayaan terhadap David. Akibat dianiaya Mario, kini David menjalani perawatan di rumah sakit dan dikabarkan belum siuman.

Dalam video penganiayaan yang beredar, nampak seorang pria yang diduga David terkapar di aspal. Sosok pria lain yang diduga Mario Dandy tengah berdiri dan melakukan kekerasan dengan menginjak bagian kepala korban.
Sudah terkapar lemah, terlihat tidak ada perlawanan dari korban David. Sejak awal video tampak korban tidak berdaya dan langsung terkapar tak sadarkan diri.
Hal itu tidak hanya dilakukan sekali oleh Mario, ia menendang tubuh korban yang sudah tak bergerak itu berkali-kali.
Yang lebih mengenaskannya lagi, usai menendang korban, Mario melakukan selebrasi ala pesepakbola Cristiano Ronaldo alias CR7 sesaat setelah menendang tubuh korban. Terlihat Mario Dandy sangat puas dengan perlakuannya tersebut.
Namun, saat ini polisi sudah berhasil membekuk Mario Dandy dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, ia pun dijerat dengan UU Perlindungan Anak.