Kronologi Bayi Perempuan Dianiaya Tetangga Terekam CCTV, Disinyalir untuk Fitnah Baby Sitter

fresh

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 18:21 WIB
Kronologi Bayi Perempuan Dianiaya Tetangga Terekam CCTV, Disinyalir untuk Fitnah Baby Sitter
Bayi perempuan di Medan dianiaya tetangga

Fresh.suara.com - Seorang ibu di Medan, Sumatera Utara, mengunggah video rekaman CCTV yang memperlihatkan putrinya sedang jadi korban kekerasan oleh seorang perempuan. Dalam rekaman CCTV tersebut, putrinya, baby B, ditarik telinganya berkali-kali dengan kencang hingga memar dan terluka.

Dalam unggahan instagramnya, sang ibu pemilik akun @debmanurung, menyertakan postingan yang menjelaskan kronologi bagaimana putrinya yang belum genap satu setengah tahun, jadi korban kekerasan seorang perempuan tak dikenal.

Ia mengatakan, pada Senin (22/8/2022) sore, ia mendapati telinga anaknya memar dan terdapat luka lecet bekas kuku. Memar di telinga itu ditemukannya saat memandikan putrinya. 

Ketika ditanyakan kepada baby sitter pengasuh putrinya, sang baby sitter menjelaskan bahwa ada seorang perempuan yang menggendong putrinya. Saat digendong perempuan tersebut, Baby B menangis kencang.

“Senin sore (22 Agustus 2022) saat memandikan anakku, kutemukan TELINGANYA BIRU MEMAR DAN LECET BEKAS KUKU. Aku lgsg panik dan bertanya kepada sus yg jaga anakku ini apakah td ada jatuh atau kejedut. Dia blg ga ada, tp tadi baby B (anakku) nangis digendong sama seorang ibu-ibu dan dibawa sampe ke rumah depan,” tutur @debmanurung.

Si ibu tidak mengenal perempuan tersebut. Namun, usut punya usut, perempuan itu juga seorang ibu yang tinggal di blok yang sama dengan ibu korban. Baby sitter mengatakan, dirinya kerap bertemu dengan si pelaku saat mengasuh baby B di taman. Si pelaku, ujar si baby sitter, meminta bantuan padanya untuk mencarikan pengasuh bagi anaknya.

“Siapa ibu-ibu itu? Sejujurnya aku pun ga kenal, namun setelah di selidiki rumahnya satu blok denganku. Menurut cerita sus, baby B dan sus sering bertemu ibu itu dan anaknya (laki-laki) saat main di taman dekat rumah kami dan ibu ini minta bantuan sus utk cariin orang yg bisa jaga anaknya,” lanjut @debmanurung.

Ia lantas menceritakan situasi di hari kejadian. Kala itu, ia dan suami tak sedang di rumah. Pelaku datang ke rumah untuk memberikan pakaian kepada baby sitter sebagaimana yang sudah ia janjikan.

“Singkat cerita ibu2 itu kmrin dtg ke rumah kami, beralasan mau ngasi baju utk sus kami yg sudah dia janjikan. Ini posisinya saat dia datang ke rumah, aku dan suami ga di rumah,” tulisnya.

Ketika itu, pelaku meminta menggendong Baby B dan meminta tolong si baby sitter menjaga anak laki-lakinya. Sang baby sitter mengiyakan lantaran mengira pelaku adalah orang baik dan mengetahui bahwa pelaku ingin punya anak perempuan.

“Si ibu ini minta gendong anakku. Mgkin krna udh ketemu bbrpa kali di taman , susku kira ibu itu orang baik, ditambah katanya dia pengen punya anak perempuan, dikasihlah sama susku. Namun menurut pengakuan sus, anakku nangis terus ketika digendong beliau. Saat sus berusaha mengambil anakku kembali, ibu itu berusaha mengalihkan perhatian dengan meminta susku menggendong anak lelakinya dan saat itulah dia menarik telinga anakku berkali-kali,” lanjutnya.

Ibunda Baby B sempat bertemu dengan pelaku namun tak menaruh curiga. 

“Lalu sesampainya aku di rumah, aku sempat bertemu ibu itu dan kondisi anakku masih menangis. Disitu aku belum curiga krna aku kira anakku menangis krna tidak suka digendong ibu tersebut. Tidak lama stelah bertemu dengan aku, ibu itu dan anaknya pulang dri rumahku,” sambungnya.

Terkejut melihat telinga Baby B yang terluka, dan mendengar cerita dari baby sitter, ia langsung meminta bantuan dari tetangga untuk melihat rekaman CCTV yang mengarah ke jalanan yang dilewati pelaku.

“Setelah melihat telinga anakku memar dan mendapat pengakuan dr sus. Kamipun lgsng cek cctv tetangga yg mengarah ke rumah kami , ternyata benar dugaanku, baby B di tarik2 telinganya sangat keras sampai kepalanya terpental berkali-kali,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan @debmanurung viral dan sudah dikomentari hingga lebih dari 1200 orang. Netizen yang membanjiri kolom komentar mengutuk perbuatan pelaku dan meminta agar polisi dan Komnas Anak bertindak.

Ada pula yang menebak-nebak niat pelaku, yakni memfitnah si baby sitter agar dipecat, sehingga bisa ia pekerjakan untuk mengurus anaknya.

"@debmanurung tp diliat dr cerita kak diatas.... Sprti nya sie ibu itu berniat mau memfitnah baby sister kak, dg cara dia lakukan sprti itu mungkin kak akan marah ke baby sister kak, nanti dikira baby sister kak yg melakukan hal tsb, nah klo kak sdh marah dan sdh mecat baby sister kak, kan otomatis tuh sie ibu mau memperkerjakan baby sister kak ke ibu tsb. Buktinya dia nyuruh baby sister kak untuk jaga anaknya, dan ngasih baju2 bwt baby sister kak, perlu di garis bawahi itu kak. mau ngrebut baby sister dr kak sprtinya. Kan dia jg dg alesan lg nyari baby sister jg," tulis akun @iiwiart***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkosa Dua Anak Kandung, Ayah di Bengkulu Tengah Ditangkap Polisi

Perkosa Dua Anak Kandung, Ayah di Bengkulu Tengah Ditangkap Polisi

Jogja | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 17:41 WIB

Viral Bule Jambak dan Seret Perempuan di Sarinah, Apa Motifnya?

Viral Bule Jambak dan Seret Perempuan di Sarinah, Apa Motifnya?

Fresh | Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:42 WIB

Terkait Dugaan Penganiayaan Iko Uwais, Audy Penuhi Panggilan Polisi Sebagai Saksi

Terkait Dugaan Penganiayaan Iko Uwais, Audy Penuhi Panggilan Polisi Sebagai Saksi

Fresh | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:50 WIB

Terkini

Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan

Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:08 WIB

Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Foto | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:00 WIB

Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 05:59 WIB

Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 05:49 WIB

5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah

5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 04:20 WIB

Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang

Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 04:05 WIB

Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional

Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:59 WIB

Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS

Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:47 WIB

Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia

Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:35 WIB

Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu

Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:26 WIB