Fresh.suara.com - Jonathan Latumahina, seorang pengurus Gerakan Pemuda Ansor, menjadi sorotan media setelah anaknya, David, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh putra pejabat Ditjen Pajak, Mario Dandy.
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada 20 Februari 2023 di kawasan Komplek Grand Permata Ulujami Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Agnes Gracia Haryanto, kekasih dari Mario Dandy, telah mengadukan kepadanya tentang perilaku tak menyenangkan David saat masih menjadi kekasihnya.
Pengaduan tersebut membuat Mario murka dan memutuskan untuk mengajak Agnes untuk bertemu David, yang pada akhirnya berujung pada perdebatan dan penganiayaan brutal terhadap David.
Namun, apa yang membuat Jonathan Latumahina murka bukanlah perilaku Mario Dandy yang telah menganiaya anaknya, melainkan Agnes yang merekam aksi penganiayaan tersebut.
Jonathan menyebut Agnes sebagai sosok yang "busuk" karena telah merekam anaknya saat dianiaya oleh Mario Dandy. Hal tersebut diungkapkan oleh Jonathan melalui akun Twitter-nya pada Kamis, 23 Februari 2023.
Jonathan juga membongkar fakta bahwa Agnes sebenarnya adalah mantan kekasih dari David, korban penganiayaan anaknya, yang kini menjadi kekasih dari Mario Dandy.
Pasangan ini memiliki perbedaan usia sekitar 15 tahun, dengan Agnes yang lebih muda dari Mario. Menurut Jonathan, pengaduan yang dilakukan oleh Agnes kepada Mario merupakan modus yang dilakukan oleh kekasih dari tersangka untuk menjebak David dengan alasan ingin mengembalikan kartu pelajar milik David.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi, penganiayaan terhadap David berawal dari pengaduan Agnes tentang perilaku tak menyenangkan yang dilakukan David saat masih menjadi kekasihnya.
Baca Juga: Jumlah Harta Kekayaannya Tak Masuk Akal, Rafael Alun Trisambodo Resmi Dipanggil KPK
Beberapa hari sebelum peristiwa penganiayaan terjadi, Mario Dandy telah mencoba untuk mengkonfirmasi pengaduan tersebut dengan David.
Namun, karena David tidak menjawab dan tidak bisa bertemu, Agnes kemudian menghubungi David pada hari kejadian dan mengatakan ingin mengembalikan kartu pelajar milik David.
Saat David sedang berkunjung ke rumah temannya di kawasan Komplek Grand Permata Ulujami Pesanggrahan, Mario datang bersama Agnes dan seorang lainnya.
Mereka kemudian bertemu dan terjadi perdebatan sebelum akhirnya terjadi penganiayaan terhadap David secara brutal. Pelaku menendang kaki korban hingga korban terjatuh, lalu memukulnya berkali-kali, menendang kepala dan perut korban.
Setelah ditolong oleh orang tua teman yang berada di TKP, David dibawa ke rumah sakit Medika Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Meskipun keluarga pelaku sudah meminta maaf terkait penganiayaan yang telah dilakukan, Jonathan menyatakan bahwa proses hukum atas kasus tersebut tetap berjalan.