SuaraGarut.id - Kasus difteri di Kabupaten terus mengalami peningkatan dan penyebarannya mulai masuk ke wilayah lain.
Update hari ini, Jumat 17 November 2023 kasus difteri di Kabupaten Garut terdapat 34 dinyatakan susfek tiga orang masih menjalani perawatan.
Sementara warga yang dinyatakan positif sebanyak 14 orang kondisinya saat ini sudah sembuh setelah menjalani pengobatan di RSUD dr Slamet Garut.
Untuk data warga yang meninggal dunia diduga akibat difteri jumlah terus bertambah mencapai 9 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman mengatakan kasus difteri di Garut masih tinggi.
Menurutnya, jumlah kematian diduga akibat difteri mencapai 9 orang.
"Ini masih diduga karena pihak keluarga tidak mengizinkan untuk diteliti. Namun tanda-tandanya itu positif difteri," ujar Asep, Jumat (17/3/2023).
Kasus difteri di Garut kini mulai muncul di wilayah lainnya seperti di Kecamatan Tarogong Kidul dan Kecamatan Cisurupan.
"Tadinya penyebaran difteri hanya di Kecamatan Pangatikan, kini terditeksi di wilayah lainnya," ungkap Asep.
Asep membeberkan, untuk kasus positif difteri kini bertambah menjadi 14 orang sementara susfek mencapai 34 orang.
"Warga yang positif 14 orang sudah sembuh sementara yang susfek ada 34 orang sebanyak 3 orang masih dirawat," pungkasnya.(*)