SUARA GARUT - Pengobatan tradisional Ibu Ida Dayak yang sedang viral menyedot perhatian semua. Ribuan orang rela mengantri hanya untuk diobati Ida Dayak.
Terlepas dari efektif atau tidaknya metode pengobatan tradisional Bu Ida Dayak yang sempat viral baru-baru ini.
Dunia pengobatan pasti memiliki resiko, reaksi dari Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya secara kedokteran.
"Kita menganggap dalam konteks ini, kita mengapresiasi sebagai landasan sosiologis terkait pengobatan yang dilakukan ibu Ida. Tapi secara kedokteran ini tidak ada kaitannya," Tuturnya.
Di sisi lain Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, pengobatan alternatif tetap harus didukung penelitian yang sudah dikaji secara ilmiah
Ia meminta masyarakat tetap waspada dan lebih berhati-hati saat menentukan jalur pengobatan alternatif ketimbang medis.
"Misal seseorang terindikasi kanker, jangan membuang waktu memilih pengobatan tradisional, padahal sudah ada metode yang 100 persen menyembuhkan kanker stadium awal." Tuturnya.
Adapun resiko dari segi finansial, pengobatan tradisional yang konon memiliki resiko gagal lebih tinggi, justru tidak memiliki asuransi seandainya timbul bermacam efek samping setelah selesainya pengobatan.(*)
Editor: Farhan