Cek Fakta: Ganjar Pranowo Jadi Target Pesan Berantai Musuh-musuh Jokowi Disebar Melalui Grup WA

Suara Garut

Selasa, 25 April 2023 | 16:12 WIB
Cek Fakta: Ganjar Pranowo Jadi Target Pesan Berantai Musuh-musuh Jokowi Disebar Melalui Grup WA
Cek Fakta: Ganjar Pranowo jadi target pesan berantai musuh-musuh Jokowi disebar melalui grup WA.(Foto: Youtube Politik Nusantara)

SUARA GARUT - Sebuah unggahan video di kanal youtube Politik Nusantara menjadi sorotan publik karena menyangkut isu politik pencapresan Ganjar Pranowo.

Dalam unggahannya, menyebutkan Ganjar Pranowo jadi target pesan berantai musuh-musuh Jokowi yang disebar melalui grup WA.

Terkait kebenaran unggahan video tersebut, redaksi garut.suara.com melakukan cek fakta terkait informasi dan data yang disajikan oleh pembuat konten kreator.

Konten kreator memberikan judul dalam unggahannya "GAWAT!! WASPADA GANJAR MULAI JADI TARGET...PESAN BERANTAI MUSUH2 JOKOWI TERSEBAR LUAS DI GRUP WA," tulisnya dilansir garut.suara.com, Selasa (25/4/2023).

Selain itu, unggahan video tersebut juga diperkuat dengan thumbnail yang bertuliskan "DAPAT BOCORAN DARI PROH MAHFUD WASPADA...GANJAR MULAI JADI TARGET PESAN BERANTAI MUSUH2 JOKOWI TERSEBAR LUAS DI GRUP WA," tulisnya.

Selain itu, isi konten video tersebut juga menarasikan, Calon Presiden Ganjar akan menghadapi rival yang serius ketika berhadapan dengan Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Sementara relawan Ganjar akan berhadapan dengan kubu satu arah yakni poros pendukung politik identitas. 

Ganjar Pranowo akan dapat mengurus suara nasionalis yang pro Prabowo Subianto dan memindahkan suara religius.

"Isu agama suku dan ras  akan menjadi salah satu tantangan Ganjar di Pilpres 2024," katanya dalam narasi video tersebut.

baca juga

Penjelasan:
Dalam video tersebut tidak mencantumkan informasi atau pun data terkait adanya pesan di grup WA terkait Ganjar Pranowo yang menjadi target musuh-musuh Jokowi.

Sepanjang video itu hanya ada narasi terkait politik identitas yang dilakukan sejumlah tim pemenangan yang nantinya akan menarget Ganjar Pranowo.

Selain itu juga, pembuat konten kreator hanya menggiring opini penontonnya terkait bahaya politik identitas yang akan dilakukan oleh salah seorang calon presiden.

Kesimpulan:
Berdasarkan hasil analisa, konten dalam video dengan judul yang disajikan terkait pesan berantai yang menjadikan Ganjar Pranowo sebagai target musuh-musuh Jokowi ternyata tidak benar.

Sepanjang video tidak didukung dengan data adanya penyebaran isu atau informasi yang menjadikan Ganjar Pranowo sebagai targetnya.

Maka dapat dipastikan unggahan video youtube Politik Nusantara adalah 'misleading' atau menyesatkan.

Pembuat konten hanya menggiring opini terkait ancaman politik identitas di Pilpres 2024.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Ganjar Pranowo Nyapres, Relawan Jogja Gelar Aksi Semir Rambut Putih

Dukung Ganjar Pranowo Nyapres, Relawan Jogja Gelar Aksi Semir Rambut Putih

Jogja | Selasa, 25 April 2023 | 16:04 WIB

Bikin Minder, Ini Modal Karier dan Pendidikan Erick Thohir: Kandidat Cawapres Ganjar

Bikin Minder, Ini Modal Karier dan Pendidikan Erick Thohir: Kandidat Cawapres Ganjar

Kotak Suara | Selasa, 25 April 2023 | 15:39 WIB

Rekam Jejak 4 Tokoh yang Ditawarkan GP Ansor Jadi Cawapres Ganjar: Ada Gubernur hingga Menteri

Rekam Jejak 4 Tokoh yang Ditawarkan GP Ansor Jadi Cawapres Ganjar: Ada Gubernur hingga Menteri

Kotak Suara | Selasa, 25 April 2023 | 15:27 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×