Mungkinkah Pemerintah Pusat Menyediakan Anggaran Untuk Pengangkatan 2,3 Juta Honorer Jadi ASN PPPK, KemenpanRB Bilangnya Malah Ini

Suara Garut

Minggu, 30 April 2023 | 15:42 WIB
Mungkinkah Pemerintah Pusat Menyediakan Anggaran Untuk Pengangkatan 2,3 Juta Honorer Jadi ASN PPPK, KemenpanRB Bilangnya Malah Ini
Ilustrasi.Mungkinkah pemerintah pusat menyediakan Anggaran untuk gaji PPPK.(Foto: Tangkapan layar/Nett)

SUARA GARUT - Wacana Pemerintah akan menghapus honorer sebelum 28 November 2023, terus menjadi tanya besar kalangan tenaga honorer di Indonesia.

Wacana itu, sangat bertolak belakang dengan prinsip yang ditawarkan oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, soal penuntasan honorer.

Bagaimana tidak, disisi lain Wakil Ketua Komisi II DPR Ri, Junimart Girsang bersikukuh honorer harus dialihkan menjadi ASN PPPK.

Namun pernyataan itu, tidak dibarengi oleh kesiapan pemerintah terkait anggaran untuk membayar gaji mereka.

Hingga saat ini, wacana pengangkatan honorer menjadi ASN PPPK terus menyeruak ke publik, terutama kalangan guru.

Sayangnya belum ada pernyataan resmi menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjamin terhadap pembayaran gaji 2,3 Juta ASN PPPK kelak.

Dengan pengangkatan honorer formasi 2022, seperti saat ini saja, tidak sedikit daerah yang mengeluh soal pembayaran gajinya.

Di Kabupaten Garut saja misalnya, Pemerintah Kabupaten APBD nya sampai kewalahan.

Betapa tidak kewalahan, Dana alokasi Umum (DAU) lewat trasnfer pusat ke daerah Garut tidak pernah naik.

baca juga

Sehingga membuat Bupati dan Wakil Bupati akan mengajukan penambahan DAU ke pusat.

APBD Garut, untuk membayar gaji PPPK mencapai anggak yang tergolong cukup signifikan yaitu, 350 miliar.

Bupati harus mengalihkan anggaran belanja modal ke belanja oprasional, agar pembayaran gaji sembilan ribu PPPK nantinya tidak bermasalah.

Dengan begitu, mestinya, program sejuta guru PPPK, juga diimbangi dengan anggaran yang memadai dari pusat.

Namun dengan prinsip yang ditawarkan Menteri Anas, mebuat kalangan honorer jadi tambah bingung.

Prinsip yang ditawarkan dalam penuntasan honorer yakni, tidak ada PHK massal, tidak membebani anggaran, tidak akan mengurangi pendapatan honorer, dan akan sesuai regulasi.

Prinsip ini, jelas jadi kontras dengan pernyataan Junimart Girsang, bahwa honorer seluruhnya harus diangkat ASN PPPK tanpa tes.

Agar program pembangunan yang lain pun tidak tersendat, maka perlu ada jaminan penambahan DAU dari pusat bertambah.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunggu Apalagi! Hari Ini Terkahir Bagi Lulusan SLTA, Kuliah Gratis Sekdin, Lulus Dijamin Menjadi ASN, Simak Tahap Berikutnya

Tunggu Apalagi! Hari Ini Terkahir Bagi Lulusan SLTA, Kuliah Gratis Sekdin, Lulus Dijamin Menjadi ASN, Simak Tahap Berikutnya

Garut | Minggu, 30 April 2023 | 09:46 WIB

Terbentur Soal Anggaran, APBD Garut Nyaris Kewalahan Soal Bayar Gaji dan Tunjangan ASN PPPK, Begini Yang Akan dilakukan Pemkab

Terbentur Soal Anggaran, APBD Garut Nyaris Kewalahan Soal Bayar Gaji dan Tunjangan ASN PPPK, Begini Yang Akan dilakukan Pemkab

Garut | Sabtu, 29 April 2023 | 16:21 WIB

Tuntaskan Program Satu Juta PPPK, Kemdikbudristek Buka 600 Ribu Formasi Guru 2023, Prof Nunuk Suryani: Kuncinya ada di Pemda

Tuntaskan Program Satu Juta PPPK, Kemdikbudristek Buka 600 Ribu Formasi Guru 2023, Prof Nunuk Suryani: Kuncinya ada di Pemda

Garut | Sabtu, 29 April 2023 | 06:47 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×