SUARA GARUT - Para ulama di Indonesia, khususnya di tanah Jawa begitu melimpah.
Bahkan menurut penuturan Habib Lutfi bin Yahya pekalongan, hampir satu kilometer satu terdapat makam wali yang memagari tanah Jawa.
Namun sebagai orang Garut, tahukah kita ulama sekaligus wali yang menyebarkan agama Islam di Garut pada pertengahan abad ke 17.
Dalam kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 13 Mei 2023. Rais Syuriah PCNU Garut KH Rd Amin Muhyiddin yang juga Sesepuh Pondok Pesantren Assa’adah Limbangan, kisahkan waliyullah asal Garut yang masyhur pada masa Syekh Abdul Muhyi Pamijahan Tasikmalaya.
Kyai Amin sapaan akrabnya, mengiisahkan waliyullah yang masyhur dari Garut yang menjadi Guru dari Syekh Nuryayi.
Ia tidak lain adalah Syekh Jafar Shadiq bin Syekh Abdul Qohar bin Syekh Abdul Jabbar atau dikenal dengan mbah Ketib dari kata Mbah Khatib atau dikenal Sunan Haruman Limbangan.
“Tiga serangkai dalam catatan sejarah kami, tiga serangkai hubungan persahabatan keilmuan bahkan sampai terikatnya sama Syekh Abdul Muhyi, Syekh Jafar Sidiq dan Syekh Maulana Mansyur itulah tautan kesejarahan beliau, ulama Banten, kita warga NU Garut Limbangan Garut sembah Wali Jafar Shidiq.” Tegas Kyai Amin dalam Chanel Youtube NU Garut Online.
Kyai Amin juga tegaskan kenapa kegiatan Halal bihalal dilaksanakan di komplek makam mbah Ketib Limbangan, karena sebagai warga NU percaya terhadap berkah para wali.(*)
Editor: Farhan
Baca Juga: 14 Ribu Babi Dilaporkan Meninggal di Kabupaten Luwu Timur, Positif Flu Babi