Dana Trasnfer Pusat Tidak Mencukupi, Tunjangan Khusus Guru Pedalaman di Daerah Ini Terkena Imbas, Begni Strategi Disdik

Suara Garut

Selasa, 23 Mei 2023 | 18:45 WIB
Dana Trasnfer Pusat Tidak Mencukupi, Tunjangan Khusus Guru Pedalaman di Daerah Ini Terkena Imbas, Begni Strategi Disdik
Dana Trasnfer Pusat Tidak Mencukupi, Tunjangan Khusus Guru Pedalaman di Daerah Ini Terkena Imbas, Begni Strategi Disdik. (Foto: Tangkapan layar/koran Kaltara)

SUARA GARUT - Tunjangan khusus guru pedalaman mengalami perampingan dari jumlah yang sebelumnya diterima dari pemerintah pusat.

Perangpingan jumlah anggaran tunjangan khusus guru pedalaman tersebut, karena terdampak dari terbatasnya dana trasnfer yang dierima dari Pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek.

Sebelumnya tenaga pengajar SD dan SMP daerah pedalaman Kabupaten Nunukan sempat mempertanyakan hilangnya dana tunjangan khusus tersebut.

Kepala Bidang Ketenagaan, Kurikulum Sastra dan Perizinan Disdik Nunukan  Asnawi menjelaskan, hal tersebut terjadi akibat adanya keterbatasan dana trasnfer pusat.

Menurut Asnawi, dikutip dari koran kaltara, imbas dari dana trasnfer pusat terbatas, tidak sesuai dengan jumlah guru yang diajukan daerah.

"Imbasnya, ada kebijakan melakukan perampingan terhadap penerima," kata Asnawi dikutip garut.suara.com dari halaman koran Kaltara.

Namun meski begitu, kata Asnawi Disdik Nunukan berusaha kuota maksimal jumlah guru diusulkan sebagai yang berhak menerima dana tersebut.

"Karena dana trasnfer yang diterima tidak terlalu besar, kebijakan perampingan harus ditempuh," kata Asnawi.

Strategi yang dilakukan Disdik kata Asnaei, melihat lokasi prioritas tempat guru mengajar, pada status keberadaan sekolah paling sangat tertinggal.

baca juga

Cara lain yang juga dilakukan menurut Asnawi dengan menggeser penerima secara bergantian.

"Kebijakan dilakukan secara bergantian, jadi yang belum menerima tahun sebelumnya diberikan dari sekolah lain yang sudah pernah menerima tunjangan khusus," ujarnya.

Meski begitu, Asnawi tidak menampik adanya kelalaian saat input didapodik, yang bersangkutan tidak ter update.

Namun bisa juga karena yang bersangkutan jadi tidak menerima tunjangan khusus karena kinerjanya dinilai tidak memenuhi beban kerja sesuai ketentuan  perundang-undangan yang berlaku.

Namun pastinya menurut Asnawi, imbasnya karena keterbatasan dana trasnfer dari pusat menjadi sebab adanya kebijakan perampingan penerima Tunjangan khusus guru pedalaman di Nunukan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Pengangguran di Kepri Urutan Ketiga Tertinggi di Indonesia

Jumlah Pengangguran di Kepri Urutan Ketiga Tertinggi di Indonesia

Batam | Jum'at, 19 Mei 2023 | 19:48 WIB

Pusat Kuliner Yogyakarta Leyeh Leyeh, Surganya Pencinta Makanan!

Pusat Kuliner Yogyakarta Leyeh Leyeh, Surganya Pencinta Makanan!

Your Say | Jum'at, 19 Mei 2023 | 15:20 WIB

Lesu Darah, Impor RI Bulan April 2023 Susut 25,45 Persen

Lesu Darah, Impor RI Bulan April 2023 Susut 25,45 Persen

Bisnis | Senin, 15 Mei 2023 | 12:23 WIB

Terkini

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

×