SUARA GARUT - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membeberkan rencananya agar Timnas Indonesia bisa segera masuk dalam jajaran peringkat 100 besar dunia.
Erick Thohir menyebutkan rencana yang disusunnya bukanlah untuk waktu yang singkat, melainkan sebuah perhitungan sistematis yang harus disesuaikan dengan kondisi terkini Timnas Indonesia.
“Membangun timnas itu tidak bisa dilakukan dalam dua bulan. Tidak bisa juga dilakukan dalam dua tahun. Harus bertahun-tahun. Dan itu harus dilakukan dengan pembinaan yang setara,” ujarnya dalam konferensi pers PSSI di SUGBK Jakarta pada Rabu, 24 Mei 2023.
Ia membahas FIFA Matchday 2023 yang sudah dipastikan akan mengundang Argentina, merupakan kesempatan emas bagi Timnas untuk menunjukan kemampuan Indonesia kepada dunia
“Namun, kita hanya bisa mengundang 1 negara dengan tim terkuat 1 kali setiap tahun. Jadi harus ada pertandingan di mana kita dapat ranking. Dan ada juga pertandingan untuk menunjukkan bahwa sepakbola kita dipercaya dunia,” jelasnya.
Menurutnya pertandingan Indonesia melawan Palestina yang lalu merupakan salah satu realisasi yang nyata, karena pada saat ini Palestina berada di peringkat 94 dunia sementara Indonesia sedang berada di posisi 149.
“Pada FIFA Matchday bulan Juni 2023 ini kita membuat gebrakan, kita lawan Palestina yang sekarang sudah ada di ranking 94 dunia. Rankingnya masih lebih baik dari Indonesia yang ada di posisi 149. Ini kita siapkan. Dengan Burundi juga sudah, kita menang, dan seri. Itu semua langkah-langkah nyata yang kami dorong,” katanya.
"Ada banyak event yang sangat berat di tingkat Internasional, ada Asian Games, ada babak penyisihan Piala Dunia tahun 2026 yang sudah dimulai tahun ini," ungkapnya.
"Mimpi ini harus dijalankan secara serius. Dimulai dengan mempersiapkan babak penyisihanan mulai tahun ini, Oktober–November 2023, lalu ada Asia Cup setelahnya,” tegas Erick.(*)
Baca Juga: Verrell Bramasta Dituding Manfaatkan Kasus KDRT Ibunya Buat Nyaleg, Venna Melinda: Salahnya di Mana?
Editor: Firman