garut

Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Beri Kepastian Guru Lulus PG P1, Anita Jacoba: Berikan Merdeka PPPK Bukan Merdeka Belajar di Hari Kemerdekaan

Suara Garut Suara.Com
Jum'at, 26 Mei 2023 | 07:15 WIB
Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Beri Kepastian Guru Lulus PG P1, Anita Jacoba: Berikan Merdeka PPPK Bukan Merdeka Belajar di Hari Kemerdekaan
Anita Jacoba.Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Beri Kepastian Guru Lulus PG P1, Anita Jacoba: Berikan Merdeka PPPK Bukan Merdeka Belajar di Hari Kemerdekaan.(Foto: Tangkapan layar/TV Parlemen)

SUARA GARUT - Ketidak pastian pemerintah dalam menyelesaikan guru lulus Passing grade (PG), masuk prioritas satu (P1), sempat dirasakan para guru honorer.

Ketidakpastian itu berawal dari kekhawatiran guru PG P1, tidak dapat terakomodir dalam perekrutan PPPK tahun 2023.

Berkenaan dengan itu salah seorang anggota Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera menuntaskan permasalahan guru tersisa PG P1.

Hal itu disampaikan, saat digelar RDP Komisi X DPR RI bersama pemerintah, beberapa waktu lalu digedung Nusanatara II Senayan Jakarta.

Dalam membacakan nota kesimpulan hasil RDP, pimpinan Sidang Dede Yusuf meminta para peserta rapat untuk memberikan masukan atas kesimpulan yang dihasilkan dalam RDP.

Masukan tersebut salah satunya datang dari Anita Jacoba, legislator dapil Nusa Tenggara II.

Anita berharap pemerintah dapat memberikan kado terindah untuk guru khususnya PPPK yang telah lulus PG, namun belum mendapat kejelasan kapan mereka mendapatkan penempatan, dihari Kemerdekaan nanti.

Dia berharap pemerintah dapat menentukan waktu, kepastianya kapan, karena menurutnya periode pemerintahan sudah akan berakhir.

"Kita kan sebentar lagi mau merayakan hari kemerdekaan, berikanlah hadiah kemerdekaan itu untuk seluruh guru-guru P1 yang sudah lulus," ungkap Anita dalam RDP Komisi X DPR RI.

Baca Juga: Rapper AS Tyga Siap Ramaikan Panggung Atlas Beach Club

Jadi bukan merdeka belajar, tapi merdeka PPPK, imbuh politisi Demokrat Anita Jacoba.

Menanggapi hal ini, Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB Alex deni mengatakan sebenarnya soal kepastian waktu sangat bisa.

Akan tetapi faktanya kata Alex saat dikasih kepastian waktu, formasinya malah belum diusulkan, lantas diperpanjang lagi.

"Faktanya sekarang ada 45 daerah yang tidak mengusulkan, apakah kita mau tinggal," ujar Alex Deni.

Jika kita mau time plane kata Alex bisa saja, dengan konsekwensi ada yang ditinggalkan karena daerah tidak mengusulkan.

Oleh sebab itu, hasil berembuk lintas kementerian, dan internal Kemenpan RB, sepakat untuk memberikan waktu lagi agar usulan formasi bisa maksimal sesuai kebutuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI