9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

Muhammad Yasir

Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi
Gunung Dukono di Halmahera Utara erupsi. [Suara.com/ANTARA/HO- Petugas PGA Dukono]
baca 10 detik
  • Gunung Dukono di Halmahera Utara mengalami erupsi besar dengan kolom abu setinggi 10 kilometer pada Jumat pagi.
  • Tragedi letusan tersebut mengakibatkan tiga pendaki meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka cukup serius.
  • Aktivitas pendakian dilakukan secara ilegal karena jalur Gunung Dukono telah ditutup otoritas sejak April 2026 lalu.

Suara.com - Erupsi Gunung Dukono pada Jumat (8/5/2026) pagi berubah menjadi tragedi mematikan bagi para pendaki.

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah gunung api aktif di Halmahera Utara itu memuntahkan abu vulkanik raksasa hingga mencapai ketinggian 10 kilometer.

Tragedi ini juga memunculkan sorotan tajam terhadap dugaan aktivitas pendakian ilegal. Sebab, jalur menuju Gunung Dukono sebenarnya telah ditutup sejak April 2026 akibat meningkatnya aktivitas vulkanik.

Berikut sembilan fakta penting di balik erupsi maut Gunung Dukono:

1. Letusan Besar dengan Kolom Abu 10 Kilometer
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, erupsi terjadi sekitar pukul 07.41 WIT dengan kolom abu mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak.

Abu vulkanik berwarna putih hingga hitam pekat terlihat mengarah ke utara dan menutupi sebagian kawasan sekitar gunung.

2. Tiga Pendaki Dilaporkan Tewas
Korban meninggal terdiri dari dua warga negara Singapura bernama Timo dan Sahnas serta satu pendaki lokal asal Ternate kelahiran Jayapura.

Sebelumnya, satu korban sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di area gunung.

3. Sebanyak 20 Pendaki Sempat Terjebak
Saat erupsi terjadi, sekitar 20 pendaki diketahui berada di kawasan Gunung Dukono. Sebagian berhasil dievakuasi ke lokasi aman, sementara beberapa lainnya sempat tertahan di sekitar puncak akibat hujan abu dan material vulkanik.

baca juga

Tim SAR Ternate mencatat sedikitnya 15 orang berhasil diselamatkan, sedangkan lima lainnya sempat berada di zona berbahaya.

4. Lima Pendaki Mengalami Luka-Luka
Selain korban meninggal, sedikitnya lima pendaki mengalami luka akibat terkena material erupsi. Petugas BPBD Halmahera Utara masih terus melakukan pendataan terhadap kondisi korban dan memastikan penanganan medis berjalan.

Proses evakusi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara. [Suara.com/Basarnas]
Proses evakusi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara. [Suara.com/Basarnas]

5. Evakuasi Terkendala Erupsi Susulan
Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena Gunung Dukono terus mengalami erupsi susulan. Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga warga setempat harus menunggu kondisi relatif aman sebelum menjangkau korban di area puncak.

Material batu dan abu vulkanik dilaporkan masih terus keluar dari kawah saat proses evakuasi berlangsung.

6. Operasi Penyelamatan Bermula dari Sinyal SOS
Evakuasi bermula ketika Basarnas menerima sinyal darurat SOS dari perangkat Garmin yang terdeteksi di kawasan Gunung Dukono. Informasi tersebut kemudian diperkuat laporan warga desa setempat mengenai adanya pendaki yang terluka akibat erupsi.

7. Jalur Pendakian Sebenarnya Sudah Ditutup
Pihak Pos Pengamatan Gunung Api Dukono mengungkapkan bahwa larangan pendakian telah diberlakukan sejak 17 April 2026 dan belum dicabut hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:46 WIB

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:45 WIB

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:44 WIB

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:41 WIB

Kabel Prasarana KA Dicuri dan Dirusak, KAI Ungkap Risiko bagi Keselamatan Penumpang

Kabel Prasarana KA Dicuri dan Dirusak, KAI Ungkap Risiko bagi Keselamatan Penumpang

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

Pertamina Bawa 7 UMK Tembus Pasar Global Lewat CAEXPO 2026

Pertamina Bawa 7 UMK Tembus Pasar Global Lewat CAEXPO 2026

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

×