Menerka Pembahasan Hasil Pertemuan NU-Muhammadiyah?

Suara Garut

Minggu, 28 Mei 2023 | 17:20 WIB
Menerka Pembahasan Hasil Pertemuan NU-Muhammadiyah?
NU dan Muhammadiyah adakan pertemuan di Gedung PBNU, jadi momen langka. (Foto: NU Online)

SUARA GARUT - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melakukan pertemuan langsung di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat tiga hari lalu, 25 Mei 2023.

Pertemuan kedua organisasi Islam terbesa itu menjadi perhatian dari masyarakat umum. Karena keduanya organisasi merupakan panutan bagi bangsa Indonesia.

Sehubungan dengan memasuki tahun politik, kedua ormas tersebut seakan membahas sesuatu yang penting akan keberlangsungan bangsa Indonesia seperti dilansir dari NU Online. 

Sanad yang Sama

Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah secara keilmuan dari Hadratussyekh Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan yang berguru kepada KH Sholeh Darat.

Walau demikian, NU dan Muhammadiyah memilih cara yang berbeda dalam implementasi keagamaannya. Namun begitu, hal tersebut tidak menjadi saling menyalahkan karena perbedaan adalah rahmat.

Sisi lain, pola NU lebih fokus pada penjagaan pola pendidikan tradisional yang dilakukan oleh pesantren sedangkan Muhammadiyah lebih fokus pada pendidikan umum seperti sekolah.

Sehingga hal tersebut bisa saling mengisi leading sektor kepemimpinan yang ada di Indonesia.

Pengayom Bangsa

baca juga

Memasuki tahun politik, dimana ada tiga hal yang menjadi fokus para elite ormas keagamaan tersebut. Yakni masalah ekonomi, politik, dan kepemimpinan moral yang dibingkai dengan tema moralitas bangsa. 

Masalah yang di bahas pun dirasa biasa, namun hakikatnya sangat strategis, terlebih jika dikaitkan dengan wajah keindonesiaan kini.

Moral bangsa tidak bisa ditawar lagi, ajaran tentang baik dan buruk yang diajarkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia menjadi modal awal untuk menjaga stabilitas politik di tahun politik sekarang.

Walaupun di tataran elite, masih banyak pejabat yang suka mengumpat, hedonis, koruptif dan nyaris kehilangan sense of belongingnya.

Banyak kaum terpelajar menampakkan sikap kurang ajar, suka memilih kata atau diksi yang agitatif provokatif, kehilangan kharismanya, koruptif, dan sikap tidak terpuji lainnya. 

NU dan Muhammadiyah mung berbeda pemikiran, berbeda ubudiyah-muamalah, namun keduanya tetap kompak dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjalanan Kasus Andi Pangerang Peneliti BRIN yang Ancam Warga Muhammadiyah: Kini Dipecat

Perjalanan Kasus Andi Pangerang Peneliti BRIN yang Ancam Warga Muhammadiyah: Kini Dipecat

News | Minggu, 28 Mei 2023 | 16:09 WIB

Muncul Aliran Baru Kristen Muhammadiyah, Haedar Nashir: Kemajemukan Adalah Pelangi

Muncul Aliran Baru Kristen Muhammadiyah, Haedar Nashir: Kemajemukan Adalah Pelangi

News | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:04 WIB

Viral Kristen Muhammadiyah Muncul di Sejumlah Daerah Terpencil Indonesia

Viral Kristen Muhammadiyah Muncul di Sejumlah Daerah Terpencil Indonesia

Sulsel | Minggu, 28 Mei 2023 | 13:36 WIB

Terkini

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:18 WIB

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:14 WIB

'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung

Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena

Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU

Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?

Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI

Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR

Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

×