Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU

Bella, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:11 WIB
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar dipastikan tidak maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35.
  • Pengamat Jamiluddin Ritonga menyatakan keputusan tersebut berhasil mematahkan rumor keterlibatan kepentingan Istana dalam pencalonan.
  • Muktamar di Jombang diharapkan menjadi momentum bagi NU untuk membuktikan independensi organisasi tanpa intervensi penguasa.

Suara.com - Kepastian Menteri Agama Nasaruddin Umar tidak ikut dalam kontestasi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU dinilai menjadi momentum untuk menguji independensi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai keputusan Nasaruddin untuk tidak maju sekaligus mematahkan spekulasi yang sebelumnya mengaitkan dirinya dengan kepentingan Istana.

Menurut Jamiluddin, selama nama Nasaruddin muncul dalam bursa calon Ketum PBNU, selalu ada ruang bagi spekulasi bahwa dirinya merupakan kandidat yang mendapatkan dukungan dari lingkaran kekuasaan.

Namun, setelah Nasaruddin memastikan tidak ikut dalam perebutan kursi nomor satu PBNU, spekulasi tersebut semestinya ikut berakhir.

“Keputusan itu sekaligus membantah rumor bahwa Nasaruddin Umar titipan Istana untuk memimpin PBNU pada periode berikutnya,” kata Jamiluddin kepada Suara.com, Jumat (28/8/2026).

Menurut dia, dengan mundurnya Nasaruddin dari kontestasi, semua spekulasi mengenai adanya hubungan antara pencalonannya dengan kepentingan Istana dengan sendirinya terbantahkan.

Bagi Jamiluddin, kondisi tersebut seharusnya menjadi kesempatan bagi NU untuk menunjukkan bahwa proses pergantian kepemimpinan di tubuh organisasi tidak ditentukan oleh kepentingan penguasa.

Ia bahkan menyoroti kebiasaan campur tangan kekuasaan dalam pemilihan pimpinan organisasi yang menurutnya telah berlangsung sejak era Orde Baru.

“Dengan resmi tidak ikut kontestasi tersebut, semua spekulasi terkait Nasaruddin dan Istana dengan sendirinya terbantahkan,” ujarnya.

baca juga
Pembukaan Muktamar ke-35 NU atau Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen organisasi dalam memperkuat kehidupan keumatan sekaligus kebangsaan. [Beritajatim]
Pembukaan Muktamar ke-35 NU atau Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen organisasi dalam memperkuat kehidupan keumatan sekaligus kebangsaan. [Beritajatim]

Jamiluddin berharap tidak adanya Nasaruddin dalam bursa Ketum PBNU dapat menjadi titik balik untuk menghilangkan praktik titip kandidat dari kekuasaan dalam forum-forum organisasi.

Ia menilai budaya tersebut perlu dihentikan agar organisasi masyarakat tidak kehilangan independensinya hanya karena kepentingan politik penguasa.

Menurut Jamiluddin, persoalan paling penting setelah Nasaruddin menyatakan tidak maju bukan lagi mengenai siapa yang akan menjadi calon Ketum PBNU, melainkan bagaimana proses pemilihannya berlangsung.

Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, dinilai menjadi kesempatan bagi warga NU untuk membuktikan bahwa keputusan organisasi benar-benar lahir dari aspirasi internal.

Jamiluddin berharap tidak ada intervensi dari pihak penguasa dalam proses pemilihan tersebut.

“Dengan tidak ada intervensi dari penguasa, diharapkan pemilihan ketua umum PBNU pada Muktamar ke-35 berjalan jujur dan adil,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas! Ini 6 Kritik Pedas Ulama Jombang yang Sasar PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas! Ini 6 Kritik Pedas Ulama Jombang yang Sasar PBNU

Video | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Perebutan Kursi Ketum PBNU: Intrik Politik di Balik Muktamar ke-35 NU

Perebutan Kursi Ketum PBNU: Intrik Politik di Balik Muktamar ke-35 NU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung

Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional

Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Prabowo Bertolak ke Jatim, Akan Hadiri dan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

Prabowo Bertolak ke Jatim, Akan Hadiri dan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Kiai Sepuh Kecam Oknum Pejabat Jual 'Restu Presiden' di Muktamar NU

Kiai Sepuh Kecam Oknum Pejabat Jual 'Restu Presiden' di Muktamar NU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×