Terima Kunjungan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Bupati Garut Laporkan 70 Ribu Warganya Belum Terlayani Pembuatan KTP Elektronik

Suara Garut

Minggu, 04 Juni 2023 | 20:29 WIB
Terima Kunjungan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Bupati Garut Laporkan 70 Ribu Warganya Belum Terlayani Pembuatan KTP Elektronik
Bupati Garut, Rudy Gunawan menerima kunjungan kerja dari Dirjen Dukcapil Kemendagri RI. Rudy membeberkan 70 ribu warganya belum terlayani KTP Elektronik.

SUARA GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2023).

Dalam pertemuan itu, Rudy Gunawan sempat menyentil soal 70 ribu warga Garut yang belum terlayani KTP elektronik.

Rudy menerangkan, selaku politisi yang saat ini tengah menjabat di periode kedua, administrasi kependudukan masyarakat sangat diperlukan khususnya saat menjelang masa pemilu.

Menurutnya, jika pelayanan kependudukan bagus, maka kepercayaan masyarakat untuk memilih kembali akan jauh lebih tinggi.

Selain itu, imbuhnya, administrasi kependudukan berguna terhadap hal yang menyangkut infrastruktur yang dirasakan, serta berbagai hal kemudahan untuk pendidikan dan kesehatan, termasuk masalah sertifikat. 

"Berdasarkan survei, bahwa pelayanan dukcapil itu adalah pelayanan yang harus dipenuhi oleh setiap kepala daerah yang ingin dipilih kembali," ucap Bupati Garut.

Bupati Garut menuturkan, di tahun ini pemerintah daerah telah membelanjakan anggaran sekitar 12 miliar untuk membeli alat pencetak KTP Elektronik/ KTP El.

Dengan adanya alat ini merupakan inovasi dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Garut saat dilantik, agar masyarakat Garut tidak perlu lagi mengantre ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Garut untuk pembuatan KTP Elektronik, dan pencetakan dapat dilakukan di kantor kecamatan masing-masing.

"Kesulitan kami adalah blangko pak, blangko ini karena blangko misalnya di Kecamatan Cihurip atau di Kecamatan Pakenjeng yang ada di daerah selatan, bilamana tidak ada blangko, sedangkan mereka membutuhkan untuk bisa digunakan dalam waktu cepat maka mereka pergi ke Garut ke Kantor Disdukcapil," katanya.

baca juga

Tak hanya itu, Rudy juga menyampaikan bahwa Disdukcapil Kabupaten Garut juga memiliki pelayanan untuk menunjang pencetakan dokumen administrasi kependudukan bagi masyarakat yang berada di wilayah pelosok, melalui program Pelayanan Adminduk Jemput Ka Rorompok (PAJERO), dengan fasilitas kendaraan motor roda dua berikut kelengkapannya.

"Ada 5 (motornya) jadi kemana pun dia bawa semua peralatan ya, diproses ditempat itu," ucapnya.

Rudy menerangkan, terdapat sekira 70 ribu masyarakat Kabupaten Garut yang ingin membuat KTP Elektronik, 50 ribu orang di antaranya adalah mereka yang sudah memasuki usia 17 tahun.

"Nah ini juga kita harus mempersiapkan 70ribu, kalau Pak Kadis kemarin mengatakan mintanya 90 ribu pak untuk jaga-jaga," katanya di hadapan Direktur Jenderal Dukcapil RI, Teguh Setyabudi.

Direktur Jenderal Dukcapil RI, Teguh Setyabudi sendiri mengatakan, salah satu tugas dan peranan dari Dirjendukcapil RI beserta Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah memberikan pelayanan yang sangat mendasar, khususnya yaitu pelayanan administrasi kependudukan terkait berbagai dokumen kependudukan sipil, agar bisa terlayani dengan sebaik-baiknya, apalagi menjelang tahun politik, pemilu serentak, pilkada serentak tahun 2024, memastikan masalah perekaman KTP el nantinya bisa sesuai target.

"Dan diharapkan juga, sehingga nanti semua bahkan potensi-potensi pemilih yang akan masuk di dalam pemilu dan Pilkada nanti bisa terekam," ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya kunjungan ini, pihaknya dapat mengetahui hambatan apa saja yang ada di Kabupaten Garut mengenai administrasi kependudukan. Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat bisa mendapatkan dokumen kependudukan baik itu KTP, akta lahir, maupun kartu identitas anak dengan mudah.

"Tapi bukan hanya akta lahir dan kartu Identitas anak pak, kita harapkannya juga begitu anak lahir nanti langsung dapat KK yang baru, karena tambah anak otomatis KKnya baru, syukur-syukur dengan inovasi yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil bekerja sama dengan BPJS, nanti anak langsung dapat kartu BPJS," tandasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Garut Punya Harta Rp20 Miliar Versi LHKPN, Tapi Kok Anaknya Dapat PKH?

Bupati Garut Punya Harta Rp20 Miliar Versi LHKPN, Tapi Kok Anaknya Dapat PKH?

Garut | Rabu, 31 Mei 2023 | 09:00 WIB

Meski Tinggal di Amerika Anak Bupati Garut Masih Dapat Jatah PKH

Meski Tinggal di Amerika Anak Bupati Garut Masih Dapat Jatah PKH

Garut | Selasa, 30 Mei 2023 | 17:28 WIB

Terima Laporan Adanya Pungutan di SMAN 6 Garut, Bupati Garut Meradang Hingga Minta BPK untuk Audit

Terima Laporan Adanya Pungutan di SMAN 6 Garut, Bupati Garut Meradang Hingga Minta BPK untuk Audit

Garut | Minggu, 28 Mei 2023 | 20:10 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×