Kecamatan Singajaya Bisa Produksi Porang Hingga 10 Ribu Ton, Kementan RI Akan Bangun Pabrik Pengolahan di Garut

Suara Garut

Minggu, 25 Juni 2023 | 21:15 WIB
Kecamatan Singajaya Bisa Produksi Porang Hingga 10 Ribu Ton, Kementan RI Akan Bangun Pabrik Pengolahan di Garut
Disaksikan perwakilan Kementan sejumlah petani dan tokoh masyarakat di Kecamatan Singajaya, Garut melakukan panen porang.

SUARA GARUT - Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah penghasil porang yang banyak.

Produksi porang di Singajaya bisa menjcapai 10 ribu ton tiap tahunnya. Jumlah tersebut dinilai sudah banyak dan perlu penanganan secara profesional.

Oleh sebab itu, Kementerian pertanian (Kementan) RI berjanji akan membantu para petani dalam urusan budidaya dan penanganan pasca panen.

Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI, Indah  Megawati, berjanji untuk membantu pengembangan budi daya porang di Singajaya. 

Bahkan, Indah pun mengaku pihaknya akan membantu juga pascapanen agar petani tidak mendapatkan harga yang layak dari budidaya porangnya.

Selain itu, untuk mempermudah pengolahan, Kementan akan mendirikan pabrik pengolahan porang beras di Kabupaten Garut.

"Untuk memudahkan kita bangun pabrik pengolahannya di sini," kata Indah, Minggu (25/6/2023) di Singajaya Garut.

Namun dirinya memberikan catatan jika mesin produksinya harus buatan dalam negeri.

Sementara itu, pembina Petani Singajaya, Iwan Budiman, menyebutkan pentingnya pengembangan sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. 

Iwan mengaku, potensi pertanian yang ada di daerahnya sangat melimpah mulai dari keberadaan lahan hingga SDM atau petani. 

Selain itu, di daerahnya juga banyak terdapat berbagai jenis tanaman yang bisa menjadi unggulan bahkan bahan ekspor mulai dari rempah-rempah, ubi-ubian, serta yang lainnya. 

"Salahsatunya porang ini, bisa jadi komoditas ekspor. Apalagi kalau bisa diolah dulu di sini. Tentu akan memiliki nilai tambah bagi warga setempat," katanya.

Tanaman porang menurutnya saat ini memang sedang menjadi primadona petani di Singajaya karena sangat menguntungkan.

Ungkapan senada dilontarkan tokoh pemuda Singajaya, Saepuloh A Ridho. Ia menambahkan pengembangan Budi daya porang di daerahnya ternyata telah mampu meningkatkan perkonomian para petani. 

Oleh karena itu, imbuhnya, pihaknya akan terus mengembangkan budi data tanaman porang dengan memanfaatkan lahan tidur yang banyak terdapat di daerahnya. 

"Saat ini, di wilayah Singajaya baru ada sekitar 50 hektare lahan yang digunakan untuk budi daya porang dan rencananya akan terus ditambah," imbuhnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Analisis Verifikasi Administrasi KPU Garut: Sebanyak 846 Bacaleg Dinyatakan Tidak Lolos

Hasil Analisis Verifikasi Administrasi KPU Garut: Sebanyak 846 Bacaleg Dinyatakan Tidak Lolos

| Minggu, 25 Juni 2023 | 19:14 WIB

Gentra Karya Job Fair di Garut Pertemukan 5.053 Pencari Kerja dengan 20 Perusahaan

Gentra Karya Job Fair di Garut Pertemukan 5.053 Pencari Kerja dengan 20 Perusahaan

| Minggu, 25 Juni 2023 | 18:59 WIB

Meski Berdarah Sunda Garut Ahmad Dani, Malah Fasih Berbahasa Jawa Simak Sederet Faktanya

Meski Berdarah Sunda Garut Ahmad Dani, Malah Fasih Berbahasa Jawa Simak Sederet Faktanya

| Minggu, 25 Juni 2023 | 11:40 WIB

Terkini

Setelah Ramai Belum Bayar Gaji, Orang Suruhan Erin Taulany Baru Minta Nomor Rekening Mantan ART

Setelah Ramai Belum Bayar Gaji, Orang Suruhan Erin Taulany Baru Minta Nomor Rekening Mantan ART

Entertainment | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:29 WIB

Logo Singa Serupa Milik Arema FC Didaftarkan ke DJKI oleh Sejumlah Pihak, Manajemen Klub Keberatan

Logo Singa Serupa Milik Arema FC Didaftarkan ke DJKI oleh Sejumlah Pihak, Manajemen Klub Keberatan

Malang | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:22 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Makin Mewah sebelum Punah, Ini Wajah Baru Innova Diesel sebelum Disuntik Mati di 2027

Makin Mewah sebelum Punah, Ini Wajah Baru Innova Diesel sebelum Disuntik Mati di 2027

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Pihak Abdul Wahid Bakal Buktikan Dugaan Ancaman SF Hariyanto di Video KPK

Pihak Abdul Wahid Bakal Buktikan Dugaan Ancaman SF Hariyanto di Video KPK

Riau | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:18 WIB

Alexandra Askandar Sekarang Jadi Apa? Pendidikan dan Kariernya Inspiratif

Alexandra Askandar Sekarang Jadi Apa? Pendidikan dan Kariernya Inspiratif

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:12 WIB

Dolar AS Makin Perkasa Auto2000 Beri Kode Harga Mobil Toyota Bakal Naik

Dolar AS Makin Perkasa Auto2000 Beri Kode Harga Mobil Toyota Bakal Naik

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:10 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

5 Tablet SIM Card Murah Terbaik untuk Hiburan dan Produktivitas Lancar Jaya

5 Tablet SIM Card Murah Terbaik untuk Hiburan dan Produktivitas Lancar Jaya

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB