SUARA GARUT - Salahsatu pemain muda yang bermain untuk klub Liga Brazil Sao Paulo FC, yakni Welberlieskott de Halim Jardim digadang-gadang bakal memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17.
Diketahui, Welberlieskott de Halim Jardim yang kini baru berusia 16 tahun itu merupakan pesepakbola potensial keturunan Indonesia yang kini tinggal di Brazil.
Banyak yang berharap, pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti bisa memanggil Welberlieskott de Halim Jardim untuk memperkuat skuad Garuda Muda dalam perhelatan Piala Dunia U-17 nanti.
Seperti diketahui, Welberlieskott de Halim Jardim terlahir dari sang ibu Lielyana, ia adalah orang asli Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang menikah dengan pesepak bola Brasil.
Darah sepakbola mengalir dalam diri Welberlieskott de Halim Jardim dari sang ayah yang merupakan pesepak bola profesional, Elisangelo de Jesus Jardim.
Dikabarkan, nama Welber Jardim sudah masuk dalam incaran pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti. Ada kemungkinan sang pelatih akan memanggilnya dalam waktu dekat.
"Kita akan beri kesempatan pada pemain diaspora yang telah berpaspor Indonesia. Pemain yang orang tuanya mungkin bapak atau ibunya orang Indonesia, tapi punya paspor," ungkap Bima Sakti.
"Kami akan berikan kesempatan yang kelahiran 2006-2027. Welber yang dari Brazil kayanya sudah punya paspor, jadi masuk list untuk dipanggil seleksi di Indonesia," jelasnya.
Mendengar nama Welberlieskott de Halim Jardim bakal membela Timnas di Piala Dunia U-17, banyak netizen yang mengontak orang tuanya.
Salah seorang netizen pemilik akun Facebook Yudi Effendy turut membagikan tangkapan layar saat sedang berbincang dengan Lielyana, ibunda dari Welber Jardim.
"Calon jelong-jelong ke Indonesia ni," ungkap netizen, saat berbincang dengan Lielyana di Facebook.
"Hahahah. Doain aja Kon, yang terbaik buat Welber," balas Lielyana dengan menggunakan bahasa Banjar, mengingat ia merupakan orang Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Namun, sambutan berbeda diungkapkan oleh sang ayah, Elisangelo de Jesus Jardim.
Eks pemain asing Barito Putera itu juga khawatir klub yang menaungi Welber, Sao Paolo tidak mengizinkan anaknya itu ke Indonesia, karena menurut Bima Sakti ini baru seleksi.
"Ya, saya senang dengan berita dari Mas Bima Sakti langsung, sekretarisnya sudah kirim email ke Welber, kirim email ke istriku, dan ke saya," ungkap Elisangelo yang diunggah IG @seputargaruda.
"Tapi saya merasa dan berharap, bukan cara seperti itu, harus langsung ke klub dan agennya (Welber). Karena saya merasa Sao Paulo tidak akan lepaskan pemainnya untuk mengikuti seleksi begitu saja," ungkapnya.
"Sao Paulo adalah klub besar di Brasil, mereka sangat profesional dan menghargai para pemainnya. Apalagi saat ini Welber lagi mengikuti kompetisi," tambah Elisangelo.
"Hari ini baru main melawan tim Argentina, (Sao Paulo) menang lawan NOB dan Welber berhasil mencetak satu gol, berhasil melaju ke semifinal," kata ayah Welber, bangga. (*)