Waduh! Panji Gumilang Tak Ambil Pusing Meskipun Dibuat Seribu Fatwa, Begini Reaksi MUI

Suara Garut

Selasa, 11 Juli 2023 | 19:55 WIB
Waduh! Panji Gumilang Tak Ambil Pusing Meskipun Dibuat Seribu Fatwa, Begini Reaksi MUI
Potret Panji Gumilang bergaya ala Soekarno. (foto: istimewa)

SUARA GARUT - Pentolan Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang seolah tak henti membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Bahkan, baru-baru ini Panji Gumilang tidak kooperatif diajak dialog dengan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Panji Gumilang pun menyinggung soal mazhab yang dinilai para ulama di tanah air sangat menggangu masyarakat, khususnya umat Islam.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah menilai perbedaan pendapat atau mazhab di dalam Islam diperbolehkan selama bisa dipertanggungjawabkan.

Namun ia menegaskan, hal itu tidak berlaku untuk pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang.

Menurutnya, salah satu perbedaan pendapat yang menjadi kontroversi Panji Gumilang ialah pernyataan soal Alquran yang disebut sebagai kalam Rasul Muhammad SAW.

MUI menegaskan pendapat itu sudah sangat jauh dari 4 mazhab ahlu-sunnah.

"Misalnya disebut bahwa Alquran itu kalam Rasul oleh Panji Gumilang. Ini jelas berbeda dengan 4 mazhab ahli sunnah wal jamaah Maliki, Hanafi, Syafi'i, dan Hambali," ungkap Ikhsan dalam program Political Show CNNTV, Senin 10 Juli 2023.

Menurut Ikhsan, semua mazhab, bahwa Alquran merupakan firman Allah, sebagai bentuk ibadah, dan bagi yang membacanya akan mendapat pahala.

baca juga

Ia menyayangkan pernyataan Panji Gumilang tersebar di ranah publik dan sudah mengganggu masyarakat.

Menurutnya, gangguan terhadap masyarakat itu yang menyebabkan munculnya gunjingan hingga demonstrasi di Ponpes Al-Zaytun.

"Ini yang tidak layak dipublikasikan, kalau dia berpendapat sendiri boleh saja karena tidak terdengar. Kalau di media sosial, itu mengganggu," tandasnya.

Kemudian, Ikhsan menyentil pernyataan Panji Gumilang yang mengaku pendapatnya disampaikan karena RI menjamin kebebasan pendapat lewat Undang-undang.

"Beragama dan berbeda itu dijamin UUD, akan tetapi jangan sampai orang yang berseloroh meluncurkan kata-kata mengganggu forum  (berkeyakinan) suatu agama," ujarya.

Disamping itu, MUI juga menyayangkan sikap Panji Gumilang yang menghindari dialog.

Ikhsan mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan hal itu secara baik.

"Sejak awal MUI sudah meminta klarifikasi bersurat lalu dijawab sibuk. Kemudian, hadir ke sana dari MUI Jabar ditolak. Kami penasaran juga kenapa menolak, di gedung sate juga ditolak," ungkap Ikhsan.

Bahkan, Ia juga mengaku sudah berusaha untuk berdialog untuk tabayun. Akan tetapi hal tersebut tidak diteruskan hingga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar mengeluarkan Bahthul Masail.

"Kami sudah melakukan usaha untuk dialog, ber-tabayyun itu. Meminta keterangan tapi ditolak sampai akhirnya hasil bahthul masail teman-teman PWNU mengatakan Al-Zaytun sesat," unkapnya.

Sementara, Panji Gumilang mengaku tak khawatir dengan fatwa baru yang dikeluarkan oleh MUI yang merespon pernyataan kontroversialnya.

Panji mengatakan, hal itu lantaran fatwa MUI tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat, baik dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) maupun dalam hukum agama.

"Apa yang dikhawatirkan? Karena itu semua tidak mengikat. Baik itu hukum KUHP maupun hukum agama. Agama itu pribadi. Kita gantungkan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Panji dalam siaran Panji Gumilang Pro-Yahudi? yang ditayangkan CNN Indonesia TV, Senin 10 Juli 2023.

Kemudian, Panji menyatakan hingga kini belum menerima fatwa baru tersebut. 

Namun, ia tak ambil pusing jika MUI membuat 1000 fatwa sekalipun. Sebab, fatwa MUI tidak bersifat mengikat.

"Saya belum menerima fatwa itu dan bagi saya fatwa itu boleh saja membuat 1000 fatwa dan Indonesia ini tidak berdasar fatwa. Berdasarkan Pancasila," ujar Panji. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Diperiksa, Panji Gumilang Bocorkan 4 Poin Pertanyaan Dari Penyidik Bareskrim Polri

Usai Diperiksa, Panji Gumilang Bocorkan 4 Poin Pertanyaan Dari Penyidik Bareskrim Polri

Garut | Minggu, 09 Juli 2023 | 08:15 WIB

Putri Panji Gumilang Bantah Kesesatan di Pesantren Al Zaytun, Begini Katanya

Putri Panji Gumilang Bantah Kesesatan di Pesantren Al Zaytun, Begini Katanya

Garut | Sabtu, 08 Juli 2023 | 13:30 WIB

Ali Mochtar Ngabalin Heran Pesantren Al Zaytun Dituduh Sesat, Sampai Pasang Badan Bela Panji Gumilang

Ali Mochtar Ngabalin Heran Pesantren Al Zaytun Dituduh Sesat, Sampai Pasang Badan Bela Panji Gumilang

Garut | Sabtu, 08 Juli 2023 | 11:00 WIB

Terkini

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport

Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api

Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant

Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×