Mengintip Statistik Sektor Pariwisata Garut, Mulai dari Hotel Hingga Objek Wisata

Suara Garut

Kamis, 05 Oktober 2023 | 22:30 WIB
Mengintip Statistik Sektor Pariwisata Garut, Mulai dari Hotel Hingga Objek Wisata
Salah satu tempat penginapan sekaligus tempat wisata di Kabupaten Garut, Kampung Sampireun Garut. ((Instagram @sampireunresort))

SUARA GARUTSebagai salah tujuan atau destinasi wisata di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, Kabupaten Garut tentunya didukung berbagai sarana dan prasarana pariwisata.

Berbagai sarana dan prasarana tersebut di antaranya, mulai dari akomodasi wisatawan seperti tempat penginapan hingga objek wisata. Lalu berapa banyak hotel dan tempat penginapan, rumah makan dan restoran, serta objek wisata di Garut? Berikut rinciannya.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut, hingga tahun 2022, Kabupaten Garut memiliki 90 unit hotel dan 187 unit tempat penginapan. 

Adapun dari 90 unit hotel tersebut terdiri atas 20 unit hotel bintang 2, 19 unit hotel bintang 3, 6 unit hotel bintang 4, dan 45 unit hotel non-bintang.

Kecamatan yang memiliki persebaran hotel dan tempat penginapan terbanyak di Kabupaten Garut yakni Kecamatan Cikelet. Kecamatan yang berada di wilayah selatan Kabupaten Garut ini mempunyai 71 hotel dan tempat penginapan.

Sedangkan, jumlah kamar tidur untuk akomodasi pariwisata maupun tempat penginapan di Kabupaten Garut yang tersedia sebanyak 2.607 ruangan dengan jumlah tempat tidur sebanyak 3.393 kasur. 

Dalam hal ketersediaan kamar tidur dan tempat tidur, Tarogong Kaler menjadi kecamatan yang memiliki ketersediaan ruangan dan tempat tidur terbanyak di Kabupaten Garut, yaitu masing-masing 1.108 ruangan dan 1.508 kasur.

Berikutnya, Kabupaten Garut memiliki rumah makan dan restoran sebanyak 167 unit dengan persebaran rumah makan dan restoran paling banyak berada di Kecamatan Tarogong Kidul, yaitu mencapai 21 unit dan diikuti Kecamatan Cilawu sebanyak 20 unit.

Beralih ke objek atau potensi pariwisata, Kabupaten Garut mempunyai 234 potensi pariwisata yang meliputi wisata alam, wisata budaya, wisata minat khusus, dan wisata buatan.

baca juga

Sebanyak 234 potensi pariwisata itu terdiri dari 115 objek wisata alam, 40 objek wisata budaya, 8 objek wisata minat khusus, dan 71 objek wisata buatan. 

Kecamatan Tarogong Kaler menjadi kawasan dengan jumlah potensi pariwisata terbanyak, yaitu 16 objek wisata yang terdiri dari 4 objek wisata alam, 1 objek wisata budaya, dan 11 objek wisata buatan.

Terakhir, hingga tahun 2022 jumlah kunjungan wisatawan atau turis ke Kabupaten Garut mencapai 3.090.733 orang yang semuanya merupakan wisatawan dalam negeri atau turis lokal. 

Capaian jumlah kunjungan wisatawan tersebut sekitar 2 persen melebihi target kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut yang ditargetkan Pemerintah Kabupaten (Pemda) Garut pada tahun 2022 yaitu sebanyak 3.008.000 orang. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekomendasi 5 Objek Wisata di Garut, Ada Tempat Camping yang Lagi Viral!

Rekomendasi 5 Objek Wisata di Garut, Ada Tempat Camping yang Lagi Viral!

Garut | Jum'at, 29 September 2023 | 07:25 WIB

Puncak Darajat Pass Garut, Rekomendasi Destinasi Wisata Keluarga, Ini Harga Tiket dan Fasilitasnya

Puncak Darajat Pass Garut, Rekomendasi Destinasi Wisata Keluarga, Ini Harga Tiket dan Fasilitasnya

Garut | Rabu, 27 September 2023 | 10:35 WIB

Taman Satwa Cikembulan Garut, Rekomendasi Wisata Kebun Binatang di Swiss van Java

Taman Satwa Cikembulan Garut, Rekomendasi Wisata Kebun Binatang di Swiss van Java

Garut | Minggu, 24 September 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×