SUARA GARUT - Kehadiran Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo yang juga Ketua Umun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Kabupaten Garut dinilai bisa menyedot pemilih milenial.
Kaesang melakukan kunjungan ke Garut selama dua hari. Kedatangannya itu tak cuma menyedot potensi pemilih milenial untuk PSI, namun ikut memberi dampak pada caleg milenial.
Seperti yang diungkap oleh Dandi Riyadi, caleg milenial dari Partai Nasdem Dapil Jabar 11 Kabupaten Garut. Meski berbeda partai, Dandi menilai kedatangan Kaesang tak menjadi ancaman.
"Justru saya menilai kedatangan Kaesang ini jadi berkah bagi para caleg milenial di Garut," ungkap Dandi usai menghadiri rangkaian acara Kaesang di Garut, Senin, 9 Oktober 2023.
PSI yang banyak melakukan pendekatan pada pemilih milenial, lanjutnya, bisa menambah kesadaran untuk meningkatkan partisipasi pada Pemilu 2024.
Apalagi di Garut, jumlah pemilih milenial dan Gen Z jumlahnya mencapai 54 persen. Pada generasi tersebut, memang butuh pendekatan dan pemahaman soal pentingnya ikut memilih.
"Kalau kedatangan Kaesang bisa membangkitkan kesadaran politik kaum milenial, tentu jadi positif bagi tingkat partisipasi politik di Garut," ucapnya.
Dandi menilai, angka partisipasi politik kalangan milenial di Garut dalam Pemilu masih rendah. Hal itu akibat kaum milenial yang apatis jika bersinggungan dengan politik.
"Bukan cuma PSI yang bisa menikmatinya, tapi semua partai bisa merasakan dampaknya," katanya.
Sikap Kaesang pada politik yang memilih PSI dan menjadi ketua umum bisa menjadi contoh. Para pemuda bisa mengambil sikap dan peran dalam urusan politik.
Berdasarkan data KPU Kabupaten Garut, dari hampir 2 juta pemilih ada lebih dari 1 juta atau 54 persen yang merupakan kaum milenial (usia 24-39 tahun) dan Gen Z (usia 17-23 tahun). (*)