Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan pernah mencoba meyakinkan Korea Utara untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita dengan Korea Selatan.
Dalam konferensi pers, Infantino menyampaikan sejumlah pernyataan, salah satunya dia mengklaim bahwa tidak menutup kemungkinan untuk menggelar Piala Dunia di Korea Utara.
Saat melakukan kunjungan ke negara tersebut beberapa tahun lalu, dia mengaku telah menanyakan tentang kemungkinan usaha patungan dengan negara tetangga Korea Selatan untuk menggelar Piala Dunia.
"Saya benar-benar pergi ke Korea Utara beberapa tahun yang lalu untuk bertanya kepada Korea Utara apakah mereka siap menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita bersama dengan Korea Selatan," kata Infantino, dikutip dari Express, Rabu (23/11/2022).
Sebagaimana diketahui, Korea Utara dan Korea Selatan telah terlibat konflik selama lebih dari 70 tahun. Di mana kedua pemerintah negara mengklaim sebagai penguasa sah Semenanjung Korea.
Korea Selatan sendiri tercatat pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia. Negeri matahari terbit sukses menggelar perhelatan besar tersebut bersama dengan Jepang pada tahun 2002.
Selain persoalan Piala Dunia di Korea Utara, Infantino menyinggung sejumlah masalah lain selama pertemuan berlangsung.
Banyak yang percaya bahwa masalah hak asasi manusia dan sikap Qatar terhadap isu-isu seperti homoseksualitas membuat Piala Dunia tahun ini bermasalah.
Bos FIFA tersebut juga memandang banyak kemunafikan dari negara-negara Eropa terkait masalah politik dan sosial yang terjadi di Qatar. Dirinya mengklaim bahwa larangan penjualan alkohol di dalam stadion tidak perlu dikhawatirkan dan suporter akan tetap bertahan.
Baca Juga: Daftar Gaji Pelatih di Piala Dunia 2022: Hansi Flick Nomor Satu, Luis Enrique Tak Masuk 10 Besar