Penampilan Maroko di Piala Dunia 2022 mengundang decak kagum banyak pihak. Maroko baru mulai menyita perhatian setelah matchday kedua grup F Piala Dunia 2022.
Saat itu Maroko berhasil mengalahkan Belgia dengan skor meyakinkan 2-0. Dua gol kemenangan Maroko dicetak oleh Romain Saiss dan Zakaria Aboukhlal.
Usai laga tercipta momen yang membuat publik di seluruh dunia terkagum-kagum, yakni saat bek Maroko Achraf Hakimi mendatangi ibundanya, Saida Mouh.
Achraf Hakimi langsung memeluk dan mencium Saida. Momen ini membuat publik berkaca-kaca. Bek PSG itu pun banyak mendapat pujian di laman sosial media.
Hakimi gambarkan ke publik bahwa surga berada di telapak kaki ibu, dan meski ia kini berstatus pemain bintang, ia tak pernah melupakan orang yang melahirkannya.
"Bahwa saya berlatih dan bermain sepak bola adalah mimpi bagi saya dan pengorbanan mereka (orang tua)," ucap Hakimi seperti dilansir dari depor.com
Perjalanan Maroko berlanjut. Di matchday terkahir grup F, Singa Atlas meraih kemenangan 2-1 atas Kanada dan dipastikan menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Bendera Palestina dan Surah Al Fatihah
![Achraf Hakimi mencium kening sang ibunda. [[@achrafhakimi]]](https://media.suara.com/suara-partners/gol/thumbs/1200x675/2022/11/28/1-hakimi.jpg)
Pada babak 16 besar Piala Dunia 2022, Maroko ditunggu Spanyol. Di atas kertas, harusnya Spanyol bisa mengalahkan Maroko.
Komposisi pemain Spanyol lebih unggul dibanding Maroko. Namun fakta di lapangan sangat jauh berbeda.
Maroko mampu menahan permainan Spanyol. Hingga 2x45 menit plus extra time, kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Sebelum babak adu penalti, pemain Maroko sempat melafalkan surah Al Fatihah.
Momen ini pun kembali jadi sorotan publik. Tayangan video yang diunggah akun YouTube Umars Soundz, memperlihat para pemain Maroko membaca surah Al Fatihah sebelum adu penalti.
Di babak adu penalti, tidak ada satu pun pemain Spanyol yang mampu taklukkan kiper Yassine Bounou. Maroko pun menang 3-0 di babak adu penalti.
Kemenangan ini pun dirayakan para Maroko. Selebrasi pemain Maroko kembali tuai sorotan setelah mereka bersama-sama membentangkan bendera Palestina dan kemudian sujud syukur bersama-sama.
"Sujud syukur mengandung makna penting betapa sebuah keberhasilan tidak akan bisa dicapai tanpa ridha dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengutip dari Antara.