Bandara di Kota Ini Belum Pasang Alat Deteksi MERS

Ruben Setiawan

Senin, 12 Mei 2014 | 21:53 WIB
Bandara di Kota Ini Belum Pasang Alat Deteksi MERS
Seorang petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan memeriksa mesin pemindai suhu tubuh (termoscanner). (Antara/FB Anggoro)

Suara.com - Belum semua bandara internasional di tanah air memasang alat pendeteksi Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Salah satunya adalah Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat. Alat tersebut dipakai untuk memindai seluruh penumpang yang masuk atau keluar dari Bandara.

"Kita belum menetapkan prosedur pengecekan penumpang untuk mendeteksi MERS, apalagi penerbangan luar negeri hanya ke Malaysia," kata General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau, Rian Hadihito, di Padang, Senin (12/5/2014).

Menurut Rian, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

"Kita masih terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, namun untuk sekarang belum ada penanganan khusus terhadap penumpang untuk mendeteksi MERS," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Rosnini Savitri mengungkapkan ciri-ciri orang yang terinfeksi MERS-CoV antara lain demam, suhu badan mencapai 38 derajat celcius, flu, batuk, dan sakit tenggorokan.

"Mirip dengan flu burung, penularan virus ini bisa melalui udara atau dari peralatan yang yang dipakai," katanya.

Ia menghimbau warga Sumatera Barat terutama yang baru pulang dari Umroh segera memeriksakan ke petugas kesehatan jika mengalami gejala-gejala tersebut.

Saat ini, lima warga Sumbar diduga mengidap MERS-Cov dan tengah menjalani perawatan intensif di RSUP M.Djamil Padang. Kelima nya adalah Z (86) warga Padangpariaman, N (66) asal Bukittinggi, N (62) penduduk Kabupaten Agam, S (63) serat SY (61) asal Padang.

"Hasil pemeriksanaan laboratorium di Jakarta, empat orang dinyatakan negatif, sedangkan hasil laboratorium satu orang lagi baru akan diketahui dalam minggu ini," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RSUP Sanglah Kembali Terima Pasien Terduga MERS-CoV

RSUP Sanglah Kembali Terima Pasien Terduga MERS-CoV

Health | Senin, 12 Mei 2014 | 14:30 WIB

Cegah MERS-CoV, Jamaah Haji Diminta Jaga Kebugaran Tubuh

Cegah MERS-CoV, Jamaah Haji Diminta Jaga Kebugaran Tubuh

Health | Senin, 12 Mei 2014 | 07:09 WIB

WNI yang Meninggal dalam Pesawat AirAsia Tidak Mengidap MERS

WNI yang Meninggal dalam Pesawat AirAsia Tidak Mengidap MERS

News | Minggu, 11 Mei 2014 | 17:35 WIB

Jemaah Umrah asal Makassar Positif Mengidap MERS

Jemaah Umrah asal Makassar Positif Mengidap MERS

Health | Minggu, 11 Mei 2014 | 14:41 WIB

Menkes: Virus MERS-CoV Tidak Mematikan Seperti SARS

Menkes: Virus MERS-CoV Tidak Mematikan Seperti SARS

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 12:10 WIB

Menkes: TKI di Jeddah Meninggal karena MERS-CoV

Menkes: TKI di Jeddah Meninggal karena MERS-CoV

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 07:57 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×