Studi: Jabat Tangan Bisa Ungkapkan Kesehatan Seseorang

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 09 Juni 2014 | 14:38 WIB
Studi: Jabat Tangan Bisa Ungkapkan Kesehatan Seseorang
Ilustrasi jabat tangan (shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terkini mengungkapkan bahwa jabat tangan yang kuat bisa menggambarkan seberapa besar kemungkinan seseorang untuk bertahan hidup melawan penyakit parah seperti kanker.

Seperti dilansir dari Daily Express, yang diperlukan untuk mengukur seberapa kuat jabat tangan tersebut adalah peralatan minimalis yang disebut dinamometer dan metode evaluasi yang mudah dibawa (portabel) dan praktis.

Profesor Robert Kilgour, dari Concordia, mengatakan bahwa tindakan ini adalah salah satu dari beberapa untuk mengkategorikan pasien sesuai dengan tingkat keparahan penyakit mereka.

Selain itu, dapat pula membantu menentukan intervensi yang mungkin mereka butuhkan, baik klinis, gizi atau fungsional meningkatkan baik kesehatan fisik dan mental.

Lebih jauh ia mengusulkan bahwa tes grip bisa membantu semua kategori pasien tetapi terutama yang sedikit lebih kuat.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Cancer Care Support.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: 4 Tomat Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Ginjal

Studi: 4 Tomat Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Ginjal

Health | Minggu, 08 Juni 2014 | 16:31 WIB

Studi: Tidur Berperan Penting Dalam Meningkatkan Ingatan

Studi: Tidur Berperan Penting Dalam Meningkatkan Ingatan

Health | Sabtu, 07 Juni 2014 | 16:53 WIB

Studi: Bunuh Diri Lebih Mungkin Terjadi Dini Hari

Studi: Bunuh Diri Lebih Mungkin Terjadi Dini Hari

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2014 | 12:35 WIB

Studi: Bicara Dalam Bahasa yang Berbeda Pertajam Otak

Studi: Bicara Dalam Bahasa yang Berbeda Pertajam Otak

Health | Selasa, 03 Juni 2014 | 10:51 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB